Pangkalpinang (ANTARA) - Para pelaku usaha peternakan ayam pedaging di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menambah pasokan 20 ton daging ayam ras, untuk menjaga stabilitas stok dan harga daging ayam selama bulan puasa Ramadhan 1447 H di daerah ini.
"Penambahan stok daging ayam ini untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat selama bulan puasa ini," kata Kepala Disperindag Kepulauan Babel Subekti Saputra di Pangkalpinang, Sabtu.
Ia mengatakan saat ini stok daging ayam ras di tingkat distributor sebanyak 409,4 ton, dan dengan adanya penambahan pasokan 20 ton ini, maka total stok dalam pekan ini mencapai 429,4 ton cukup memenuhi kebutuhan masyarakat pada bulan puasa Ramadhan ini.
"Kami pastikan stok cukup, karena para distributor dalam seminggu sekali menambah pasokan dari peternak di Pulau Sumatera," katanya lagi.
Dia menyatakan, saat ini harga daging ayam ras di Pasar Pembangunan Pangkalpinang masih bertahan kisaran Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram, daging ayam kampung kisaran Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram.
Demikian juga harga daging sapi masih bertahan stabil seperti daging paha belakang kualitas I seharga Rp135.000 per kilogram, paha depan (opsional) Rp130.000 per kilogram, sandung lamur Rp100.000 per kilogram, dan daging tetelan Rp70.000 per kilogram.
"Pada hari kedua puasa ini, permintaan daging sapi dan ayam masih normal, bahkan cenderung menurun karena kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil," katanya.
Ia berharap para pelaku usaha untuk terus menambah pasokan, guna menjaga stok dan harga daging. Kalau harga daging murah tentunya akan meningkatkan permintaan masyarakat," katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026