Pangkalpinang (ANTARA) - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meraih penghargaan sebagai mitra strategis dari LPPOM MUI saat menghadiri sosialisasi dan edukasi halal dalam rangka Festival Syawal 1447 Hijriah yang digelar LPPOM MUI bekerja sama dengan Bank Indonesia, Selasa (3/3).

Sekretaris Dinas KUKM Babel Deni Elyasa dalam keterangan tertulis yang diterima di Pangkalpinang, Rabu (4/3), mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi dan kontribusi aktif Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam memperluas fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut dia, capaian itu tidak terlepas dari dukungan dan komitmen Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani dalam mendorong percepatan penguatan ekosistem halal daerah sebagai bagian dari strategi peningkatan daya saing dan nilai tambah produk UMKM setempat.

Ia menjelaskan, melalui program fasilitasi sertifikasi halal yang diinisiasi dan ditingkatkan setiap tahun, Dinas KUKM terus memperkuat sinergi dengan LPPOM, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Bank Indonesia, serta para pemangku kepentingan lainnya guna memastikan UMKM daerah mampu menembus pasar yang lebih luas dan kompetitif.

“Dalam kurun waktu 2017 hingga 2025, Dinas KUKM telah memfasilitasi sertifikasi halal reguler sebanyak 1.485 unit usaha,” ujarnya.

Selain itu, pada awal 2026 pihaknya juga tengah memfasilitasi dan mendorong percepatan pemanfaatan kuota 5.918 sertifikat halal skema self declare yang diberikan BPJPH agar semakin banyak pelaku UMKM di Bangka Belitung memperoleh sertifikasi halal secara lebih mudah dan cepat.

"Penghargaan ini menjadi motivasi untuk semakin mempercepat langkah dalam mewujudkan Bangka Belitung sebagai daerah yang unggul dalam pengembangan UMKM halal," tutup Deni.



Pewarta: Elza Elvia
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026