Koba, Babel, (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melakukan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Bangka Tengah AKP Irtsa Yogria Tamawiwy dalam paparan persiapan Operasi Ketupat Menumbing 2026 di Koba, Jumat, mengatakan pada tahun 2025 terjadi peningkatan gangguan kamtibmas sebanyak 42 kejadian dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut, menjadi perhatian aparat Kepolisian dalam pengamanan Lebaran 2026.

“Beberapa kejadian kamtibmas yang menonjol antara lain, kasus narkotika, pencurian, persetubuhan terhadap anak di bawah umur, penipuan, dan penggelapan,” katanya.

Menurut dia, peredaran narkotika dan penyakit masyarakat menjadi salah satu potensi gangguan yang perlu diwaspadai selama momentum Ramadhan hingga Lebaran.

Ia mengatakan meskipun pihaknya telah melakukan berbagai langkah preventif dan masyarakat sedang menjalankan ibadah Ramadhan. Namun, potensi gangguan kamtibmas tetap dapat terjadi di lingkungan masyarakat.

Untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, Polres Bangka Tengah meningkatkan kegiatan patroli rutin di sejumlah titik rawan, terutama di kawasan permukiman yang ditinggalkan pemilik saat mudik.

Pihak kepolisian juga mengintensifkan kegiatan sambang dan sosialisasi kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada aparat jika menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Polres Bangka Tengah juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, serta unsur terkait lainnya guna memperkuat pengamanan wilayah selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.

"Masyarakat juga kami anjurkan melaporkan jika ada potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing ke nomor call center 110 yang siap melayani 24 jam secara responsif," ujarnya.

Pengamanan Lebaran, lanjut dia, dilakukan sebelum hingga setelah Lebaran melalui Operasi Ketupat Menumbing 2026.

“Operasi Ketupat Menumbing dilaksanakan selama 13 hari, mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026,” ujarnya.

Dalam rangka pengamanan tersebut, Polres Bangka Tengah telah menyiapkan 73 personel yang akan ditempatkan di sejumlah titik pengamanan.

Selain itu, kepolisian juga mendirikan lima pos pengamanan dan satu pos pelayanan kesehatan untuk membantu para pemudik selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.



Pewarta: Ahmadi
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026