Selasa, 24 Oktober 2017

Posyandu Diminta Siapkan Generasi Indonesia Emas

id posyandu
Posyandu Diminta Siapkan Generasi Indonesia Emas
Ilustrasi Posyandu. (Foto Antara)
Kader posyandu memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi Indonesia Emas 20 tahun yang akan datang,
Bangka Barat (Antara Babel) - Kementerian Kesehatan mengingatkan para kader pos pelayanan terpadu lebih giat bekerja untuk menyiapkan generasi Indonesia Emas.

"Kader posyandu memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi Indonesia Emas 20 tahun yang akan datang," kata anggota Kelompok Kerja Tim Penggerak PKK Kementerian Kesehatan Syahrial saat berkunjung ke Kabupaten Bangka Barat, Jumat.

Menurut dia, kerja keras para kader posyandu yang tersebar hingga pelosok negeri belum bisa dirasakan manfaatnya sekarang, namun baru bisa dirasakan manfaat saat anak-anak dan balita yang mereka tangani beranjak dewasa.

Untuk itu, diharapkan para kader posyandu dibantu dan dipantau kinerjanya agar seluruh tugas bisa dilaksanakan dengan baik.

"Organisasi Perangkat Daerah juga perlu mendukung upaya tersebut, tidak hanya penganggaran namun juga aksi di lapangan juga harus dipantau, kepala desa dan para bapak juga wajib memantau kegiatan di posyandu," katanya.

Menurut dia, keberhasilan kader posyandu melaksanakan tugas sosialnya akan berpengaruh besar terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah, khususnya dalam memenuhi indikator kesehatan.

"Pemerintah mendorong posyandu mampu menjadi tempat utama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, tidak hanya sekedar tempat menimbang bayi sebulan sekali," kata dia.

Di dalam posyandu diharapkan tersedia sistem informasi posyandu, seperti catatan ibu hamil, melahirkan dan nifas, kematian ibu dan balita, catatan balita, catatan pasangan usia subur dan wanita usia subur kaitannya dengan KB.

Menurut dia, masyarakat yang sehat, cerdas dan sejahtera bisa dimulai dari kehadiran posyandu di tengah masyarakat.

"Kader posyandu perlu memantau ibu hamil dari mulai awal kehamilan agar terdata dan memudahkan penanganannya," kata dia.

Syahrizal mengingatkan agar masyarakat lokal cepat bergerak agar desa bisa lebih jauh berkembang sesuai budaya setempat, desa berkembang, rakyat sejahtera dan budaya lokal tetap tertanam.

"Budaya lokal merupakan identitas masyarakat, religius, aktif, peduli akan mendukung indek IPM daerah setempat," katanya.

Syahrizal datang ke Kabupaten Bangka Barat untuk melakukan verifikasi lapangan terkait kegiatan lomba posyandu tingkat nasional.

Tahun ini Posyandu Semangka, Kecamatan Parittiga berhasil masuk nominasi lomba posyandu tingkat nasional, setelah pada tahun sebelumnya berhasil menjuarai lomba sejenis tingkat Provinsi Babel.

Editor: Riza Mulyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga