Pangkalpinang (ANTARA) - Tim operasional (opsnal) gabungan berhasil menangkap seorang tahanan Polres Bangka yang melarikan diri, yakni Weli (35), di wilayah Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis pagi.

Kepala Bidang Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Agus Sugiyarso, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan Weli diamankan sekitar pukul 10.20 WIB setelah tim menerima informasi terkait keberadaannya.

“Benar, satu tahanan yang melarikan diri dari sel Polres Bangka atas nama Weli, 35 tahun, berhasil diamankan oleh tim gabungan dari Satreskrim Polres Bangka Tengah dan Polres Bangka,” kata Agus dalam siaran resminya di Pangkalpinang, Kamis.

Penangkapan dilakukan di Jalan Pasar Lama, Kelurahan Koba, Kecamatan Koba. Tim opsnal segera melakukan pengejaran setelah memperoleh informasi dari masyarakat hingga akhirnya berhasil meringkus pelaku.

Selain menangkap Weli, petugas juga mengamankan sepeda motor yang digunakan saat pelarian. Berdasarkan informasi, kendaraan tersebut merupakan hasil tindak pencurian dengan lokasi kejadian di Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Baca juga: Delapan tahanan kabur dari Rutan Polres Bangka, dua sudah diamankan

Agus menambahkan, saat ini Weli telah dibawa kembali ke Polres Bangka untuk proses lebih lanjut.

Sementara itu, dari total delapan tahanan yang melarikan diri sebelumnya, enam orang telah berhasil diamankan. Polisi masih memburu dua tahanan lainnya, masing-masing bernama Rosi (36) dan Anugerah (23).

Agus juga menegaskan komitmen dari Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing untuk terus berupaya melakukan pengejaran terhadap para tahanan yang masih belum diketemukan.

Ia juga berharap peran serta masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak Kepolisian jika melihat ataupun mengetahui keberadaan para tahanan tersebut. 

“Kami mengimbau para tahanan yang masih dalam pencarian untuk segera menyerahkan diri, serta kepada masyarakat agar melaporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui call center 110,” ujar Agus.



Pewarta: Try M Hardi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026