Pangkalpinang (ANTARA) - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pada Triwulan I 2026 mencapai 29 persen dari total target penyaluran KUR Tahun 2026 sebesar Rp1,6 triliun.
Plt Kepala DKUKM Provinsi Bangka Belitung (Babel) Riza Aryani mengatakan telah menyalurkan KUR pada Triwulan I 2026 sebesar Rp456.909.005.134 kepada 11.823 debitur yang tersebar di di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, dan Belitung.
"Alhamdulillah, serapan KUR triwulan pertama tahun ini menunjukkan positif untuk memperkuat perekonomian masyarakat di daerah ini," katanya di Pangkalpinang, Jumat.
Serapan KUR tersebut, lanjut Riza, menandakan masih banyak para pelaku usaha yang optimis mengembangkan usaha melalui pemanfaatan KUR.
"Serapan KUR tahun ini masih didominasi sektor pedagang besar dan eceran sebesar Rp131.450.788.660 dengan jumlah debitur 7.279 orang," katanya.
Sektor lain yang juga mendominasi serapan KUR di Babel adalah sektor pertanian, perburuan dan kehutanan mencapai Rp220.164.100.000 dengan jumlah 3.223 debitur.
Selanjutnya, dari sektor kemasyarakatan, sosial, budaya, hiburan dan perorangan sebesar Rp20.736.000.000 dengan jumlah debitur 356 orang. Sektor real estate, usaha persewaan dan jasa perusahaan menyasar 312 debitur dengan kucuran Rp41.753.116.474.
Sektor industri pengolahan menyalurkan kepada 175 debitur sebesar Rp10.094.000.000. Sektor perikanan mencapai Rp19.212.000.000 dengan 339 debitur dan sektor transportasi, pergudangan dan komunikasi menggelontorkan Rp41.753.116.474 kepada 312 debitur.
Sedangkan, serapan KUR sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial menembus Rp215.000.000 dengan debitur 4 orang, sektor jasa pendidikan Rp635.000.000 dengan debitur tujuh orang.
Kemudian, penyaluran KUR sektor penyediaan akomodasi dan makan minum mencapai Rp8.049.000.000 kepada 91 debitur, dan sektor konstruksi sebesar Rp500.000.000 untuk satu orang.
Ia optimis dapat mengejar target penyaluran KUR Tahun 2026 sebesar Rp1,6 triliun.
"Kita terus menyosialisasikan dan mengedukasi pelaku usaha, guna meningkatkan serapan KUR ini," katanya.
Pewarta: AprionisEditor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026