Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), terus memperluas jangkauan pelaksanaan program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) hingga ke pelosok desa, untuk meningkatkan derajat dan kualitas kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka Tengah Zaitun di Koba, Jumat, mengatakan program P2P merupakan agenda nasional yang diimplementasikan secara optimal di daerah untuk mewujudkan masyarakat sehat sekaligus mencetak generasi unggul di masa depan.

Dinas Kesehatan setempat mengoptimalkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah desa dan kader kesehatan, untuk memperluas cakupan program P2P agar menjangkau masyarakat secara lebih masif.

Pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) juga dijadikan sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan program secara berkelanjutan. Fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama tersebut juga berperan penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Upaya promotif dan preventif tersebut dinilai efektif dalam menekan beban layanan kuratif (pelayanan pengobatan pasien sakit) di rumah sakit.

Zaitun menjelaskan, perluasan jangkauan program P2P difokuskan pada upaya deteksi dini penyakit menular maupun tidak menular melalui kegiatan skrining kesehatan (pendeteksian dini penyakit yang berkembang) di tingkat desa.

Pihaknya juga mendorong peningkatan kapasitas kader kesehatan agar mampu menjadi ujung tombak dalam menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat secara langsung dan berkelanjutan.

Program tersebut, juga mencakup penguatan surveilans atau memantau secara berkala terhadap penyakit untuk memastikan setiap potensi kejadian luar biasa dapat terdeteksi dan ditangani secara cepat dan tepat.

Dinas Kesehatan Bangka Tengah juga terus menggencarkan kampanye perilaku hidup bersih dan sehat melalui berbagai kegiatan penyuluhan yang melibatkan masyarakat secara aktif.

"Saya berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, sehingga mampu menekan angka kesakitan dan meningkatkan kualitas hidup warga secara menyeluruh," tutup Zaitun.



Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026