Belitung (ANTARA) - Bupati Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat memastikan penerbangan internasional perdana maskapai Scoot rute Singapura - Tanjungpandan akan berlangsung pada 3 Mei 2026 mendatang.

‎"Penerbangan Scoot 3 Mei 2026. Pukul 06.00 WIB dari Singapura, pembelian tiket sudah bisa dilakukan," kata Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat di Tanjungpandan, Senin.

‎Ia mengatakan, melalui penerbangan internasional perdana pasca pandemi COVID-19 tentunya harapan masyarakat Belitung untuk kembali terhubung langsung dengan dunia internasional segera terwujud. 

‎Menurutnya, penerbangan maskapai Scoot rute Singapura - Tanjungpandan dijadwalkan sebanyak dua pekan dalam seminggu yakni Rabu dan Minggu.

‎Ia menjelaskan bahwa pembukaan rute ini merupakan hasil komunikasi intensif yang telah dimulai sejak kunjungan kerjanya ke Singapura pada Juli tahun lalu. 

‎Menurutnya, kerja sama ini bersifat simbiosis mutualisme yang menguntungkan kedua belah pihak.

‎"Penerbangan ini bukan hanya menguntungkan Belitung, tapi juga Singapura. Singapura saat ini menjadi hub bagi wisatawan dari Eropa, Amerika, China, hingga Jepang yang ingin terbang ke Belitung. Mereka bisa transit di Singapura lalu langsung menuju ke sini," ujarnya.

‎Mengingat jadwal kedatangan pesawat yang cukup pagi, Pemerintah Kabupaten Belitung kini tengah berkoordinasi dengan pihak perhotelan. 

Baca juga: Penerbangan Scoot Singapura - Belitung jadi "game changer" pariwisata

Baca juga: Maskapai Scoot resmi buka rute Singapura - Belitung


‎Tantangan utama yang dihadapi adalah sinkronisasi waktu check-in hotel yang biasanya baru dimulai pada pukul 12.00 atau 14.00 WIB.

‎"Ini yang sedang kita bicarakan ke pihak hotel, apakah ada dispensasi bagi para penumpang ini agar bisa masuk lebih awal atau ada kebijakan khusus. Kalau untuk destinasi wisata, insyaallah teman-teman di lapangan sudah siap," katanya.

‎Sebagai bentuk persiapan akhir, Bupati mengundang rekan-rekan media untuk melakukan kunjungan ke sejumlah destinasi wisata.

‎Agenda ini bertujuan untuk memantau langsung jalur dari bandara menuju destinasi wisata, hotel, hingga pusat kuliner.

‎"Ayo awak media bersama-sama kami melakukan napak tilas. Kita rasakan bersama alurnya, sehingga kita bisa mengoreksi apa saja yang masih butuh diperbaiki sebelum hari H wisatawan mancanegara datang," ujarnya.



Pewarta: Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026