Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memfasilitasi pelaksanaan Pesta Adat Rajek di Desa Berang sebagai salah satu upaya pelestarian tradisi di daerah itu.

"Pesta Adat Rajek yang rutin dilaksanakan warga setiap tahun ini perlu mendapatkan perhatian bersama karena memiliki nilai-nilai kearifan lokal dan keagamaan yang patut dijaga, dilestarikan dan diwariskan ke generasi selanjutnya," kata Bupati Bangka Barat Markus di Mentok, Senin.

Menurut dia, bantuan pelaksanaan tradisi warga dari pemerintah daerah itu merupakan salah satu bentuk keseriusan pemerintah dalam membantu kelompok masyarakat yang secara sungguh-sungguh melestarikan tradisi dan budaya yang ada di lingkungan tempat tinggal.

"Ini salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah mendukung pelestarian adat istiadat, bahkan tahun ini Pemkab Bangka Barat telah menyiapkan anggaran sekitar Rp1,2 miliar untuk membantu kegiatan adat, salah satunya Pesta Adat Rajek ini," katanya.

Menurut dia, masyarakat Bangka Barat memiliki perhatian dan kecintaan besar terhadap budaya lokal sehingga banyak kegiatan adat dan budaya yang dilaksanakan sepanjang tahun.

"Budaya kita sangat beragam dan potensi ini luar biasa untuk kita jaga kelestariannya dan perlu untuk terus dikembangkan dan dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat M Ferhad Irvan mengatakan Pesta Adat Rajek dilaksanakan turun-temurun dan rutin setiap tahun dengan menggelar dua kegiatan utama, yaitu khataman Al Quran dan khitan massal yang dilakukan dengan tata cara khitan tradisional.

Seminggu sebelum Pesta Adat Rajek berlangsung, para tetua adat, pemuka agama, dan tokoh masyarakat berkumpul di balai desa untuk menentukan hari baik jadwal pelaksanaan pesta adat.

"Sebelum pesta adat dilaksanakan, terlebih dahulu tetua adat bersama warga menggelar Ceriak Nerang, ini merupakan perpaduan harmonis antara nilai-nilai tradisi warisan leluhur dengan nilai-nilai keagamaan," katanya.

Pesta Adat Rajek di Desa Berang berlangsung meriah, para peserta diarak menggunakan tandu hias untuk keliling kampung, selama perjalanan keliling itu warga menghamburkan beras dari halaman rumah masing-masing ke arah tandu yang diarak dengan harapan agar acara berjalan lancar dan penuh berkah. Sepanjang perjalanan, rombongan diiringi grup rebana yang membawakan syair-syair Islami.

"Kita berupaya agar Pesta Adat Rajek ini terus dilaksanakan setiap tahun, dan masyarakat bisa mengolah kesenian setempat, seperti Campak, Dambus dan Rudat agar terjaga untuk kemudian dikembangkan agar kesenian lokal itu bisa ditampilkan pada acara penyambutan tamu maupun pagelaran seni budaya lainnya, sehingga kesenian khas Rajek itu semakin dikenal luas," katanya.



Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026