Washington (ANTARA) - Ancaman bom dilaporkan terjadi di rumah saudara laki-laki Paus Leo XIV pada Rabu malam (15/4), seperti dilaporkan NewsNation, Kamis, mengutip pernyataan Departemen Kepolisian New Lenox.

Namun demikian, laporan teror bom itu tampaknya tidak berdasar dan tidak ada laporan korban cedera.

Awal pekan ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik Paus Leo XIV dalam sebuah unggahan di Truth Social, dengan mengatakan bahwa Trump tidak memerlukan keberadaan seorang Paus yang menentang kebijakan AS.

Trump pun menambahkan bahwa ia lebih menyukai saudara Paus, Louis, karena sepenuhnya berideologi MAGA (Make America Great Again).

Paus Leo XIV mengkritik tindakan AS di Iran, yang secara khusus menyebut bahwa ancaman AS terhadap rakyat Iran tidak dapat diterima.

Setelah seruan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth untuk berdoa bagi personel militer, Paus Leo XIV menyatakan dalam sebuah homili bahwa keinginan untuk berkuasa atas pihak lain adalah tidak sejalan dengan ajaran Yesus Kristus.



Pewarta: Fransiska Ninditya
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026