Toboali, Bangka Selatan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berupaya mendorong kemandirian pangan di daerah itu melalui pengelolaan Rice Milling Plant (RMP) Batubetumpang.

"Pengelolaan operasional RMP Batubetumpang Kecamatan Pulau Besar sangat penting dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan daerah," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangka Selatan Ade Hermawan di Toboali, Jumat.

Ia mengatakan, RMP Batu Betumpang yang memiliki kapasitas produksi cukup besar. Untuk itu keberadaan RMP ini diharapkan dapat membantu para petani, khususnya dalam pengolahan gabah yang ada di wilayah Batubetumpang.

"Nanti gabah milik petani akan dibeli oleh pengelola RMP sehingga memberikan kepastian pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya.

Ia mengatakan, pengelolaan RMP Batubetumpang saat ini masih menunggu regulasi berupa Peraturan Bupati, termasuk terkait besaran dan mekanisme yang akan diberlakukan kepada pihak pengelola.

"Kita tengah melakukan perhitungan terkait besaran sewa dan skema pengelolaan RMP Batubetumpang yang akan diberikan kepada pengelola agar dapat berjalan optimal dan berkelanjutan," ujarnya.

Ia berharap keberadaan RMP ini benar-benar dapat membantu para petani di Desa Batubetumpang khususnya, dan persawahan di Bangka Selatan.

"Semoga pengelolaan RMP ini dapat mendorong kemandirian daerah disektor pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.



Pewarta: Rusdiyanto
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026