Pangkalpinang (ANTARA) - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memfasilitasi pelaku UMKM untuk bermitra dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna meningkatkan rantai pasok kebutuhan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kita mendorong UMKM untuk bekerja sama dengan SPPG MBG ini," kata Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kepulauan Babel Riza Aryani di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan Program MBG Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto itu tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak bangsa, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat khususnya UMKM sektor pangan di daerah ini.

"Pasar MBG ini sudah jelas, di mana satu SPPG menyiapkan 2.000 hingga 3.000 porsi makanan bagi anak-anak sekolah, balita, ibu hamil dan ibu menyusui," ujar dia.

Ia mengatakan pelaku UMKM dapat bekerja sama dengan SPPG untuk menyediakan berbagai bahan baku dapur mulai dari sayuran, telur, hasil peternakan, perikanan, hingga perkebunan, sehingga dapat meningkatkan UMKM di daerah tersebut.

"Kebutuhan dapur Program MBG ini adalah peluang besar bagi UMKM sektor pangan, khususnya yang berada di sekitar SPPG di daerah ini," katanya.

Menurut dia, dalam mendorong UMKM untuk bermitra dengan SPPG ini, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Babel terus meningkatkan standarisasi UMKM seperti membantu pelaku usaha mikro untuk mendapatkan sertifikat halal, IMB dan IRT, sehingga makan yang masuk ke SPPG terjamin mutu dan kesehatannya.

"Kita terus meningkatkan standarisasi UMKM ini, agar makanan Program MBG ini terjamin mutu dan kesehatannya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti keracunan dan lainnya," katanya.



Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026