Pangkalpinang (ANTARA) - Rangkaian kegiatan Bangka Belitung Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKISAH) 2026 resmi ditutup dengan tabligh akbar yang menghadirkan ustaz nasional Ahmad Zacky Mirza di Masjid Agung Kubah Timah, Pangkalpinang, Minggu (26/5) malam, dengan capaian transaksi UMKM mencapai Rp219 juta.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, Senin, mengatakan pelaksanaan BEKISAH 2026 selama tiga hari menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dan kinerja sektor ekonomi syariah di daerah.
“BEKISAH 2026 menjadi momentum untuk terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif serta berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Berbagai kegiatan digelar sepanjang acara, antara lain talkshow kebanksentralan dan diseminasi laporan perekonomian daerah, pelatihan juru sembelih halal, gerakan wakaf berbasis lingkungan, serta penguatan peran masjid dalam menopang kemaslahatan umat.
Selain itu, aneka perlombaan religi dan bazar UMKM turut memeriahkan kegiatan dengan menghadirkan produk makanan dan minuman halal, kerajinan, hingga olahan sampah plastik.
Pada hari terakhir, kegiatan diawali edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah serta lomba mewarnai yang diikuti puluhan peserta. Selanjutnya, talkshow mengenai penguatan peran masjid menghadirkan Anggy F. Sulaiman sebagai narasumber.
Panitia juga mengumumkan pemenang tujuh kategori lomba, yakni cerdas cermat, duta wakaf, dakwah ekonomi syariah, modest fashion designer, konten ekonomi syariah, mewarnai, dan senandung Islami.
Sebanyak 52 UMKM yang berpartisipasi dalam bazar mencatatkan nilai transaksi Rp219 juta atau meningkat 75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain capaian ekonomi, BEKISAH 2026 juga meluncurkan program Wakaf Digital Bangka Belitung melalui platform “Satu Wakaf” yang mengusung konsep wakaf produktif berbasis kepedulian lingkungan melalui “wakaf waste box”.
Sejak dimulai pada Februari 2026, program tersebut telah menghimpun dana wakaf sebesar Rp23 juta dari masyarakat.
Rommy menambahkan, capaian tersebut mencerminkan potensi besar integrasi keuangan sosial syariah dengan upaya pelestarian lingkungan.
Ia berharap semangat BEKISAH dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari penguatan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pewarta: Try M HardiUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026