Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyatakan hasil Survei Penduduk Antar-Sensus (Supas) 2025, penduduk provinsi itu didominasi kelompok Generasi Z atau 25,74 persen dari 1.552.390 jiwa penduduk di daerah itu.

"Generasi Z menjadi kelompok terbesar dengan persentase 25,74 persen dari total jumlah penduduk di daerah ini," kata Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel Sugeng Arianto di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan hasil Supas 2025 Generasi Z atau penduduk yang lahir pada 1997 hingga 2012 dan diperkirakan berusia 13 hingga 28 tahun pada 2025 sebanyak 25,73 persen dari total penduduk Kepulauan Babel sebanyak 1.552.390 jiwa.

Jumlah penduduk dalam kelompok milenial atau lahir pada 1981 hingga 1996 sebanyak 25,32 persen dari total jumlah penduduk, generasi post Gen Z atau lahir 2012 dan seterusnya sebanyak 20,00 persen.

Sementara itu, jumlah generasi X atau lahir 1965 hingga 1980 sebanyak 19,18 persen dan generasi Baby Boomer atau lahir 1946 hingga 1964 sebanyak 9,10 persen dari total penduduk di daerah ini.

"Kombinasi Generasi Z sebanyak 25,73 persen dan milenial 25,32 persen ini mencakup separuh populasi Provinsi Kepulauan Babel yang menunjukkan dominasi generasi produktif dalam struktur penduduk saat ini," katanya.

Ia menyatakan dengan memerhatikan komposisi kelompok umur tersebut dapat dihasilkan indikator rasio ketergantungan yang merupakan perbandingan penduduk usia nonproduktif (0–14 tahun dan 65 tahun ke atas) dengan penduduk usia produktif (15–64 tahun).

Baca juga: Jumlah penduduk Babel 2025 sebanyak 1.552.390 jiwa

"Hasil Supas 2025 menunjukkan rasio ketergantungan sebesar 43,15, yang artinya dari 100 orang penduduk usia produktif menanggung 43 orang penduduk usia nonproduktif," katanya.

Menurut dia rasio ketergantungan pada periode 2010–2020 menunjukkan tren yang menurun dari 49,53 pada SP2010 menjadi 42,71 pada SP2020 yang kemudian meningkat menjadi 43,15 pada hasil Supas 2025.

"Selama periode 2010 hingga 2025, rasio ketergantungan masih berada di bawah 50 dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih dalam fase bonus demografi," katanya.



Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026