Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar pasar murah, guna menjaga stabilitas stok dan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 di daerah itu.

"Kegiatan hari ini untuk menjaga stabilitas stok dan harga kebutuhan pokok masyarakat," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemprov Kepulauan Babel Subekti Saputra saat meninjau pasar murah di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan kegiatan pasar murah hari ini dipusatkan Terminal Kampung Keramat, Kota Pangkalpinang dan berlanjut ke Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan dan Belitung, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat melalui pengadaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Dengan adanya pasar murah ini diharapkan dapat membantu ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini," katanya.

Ia menjelaskan kegiatan pasar murah di Kawasan Terminal Kampung Keramat, Kota Pangkalpinang, menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, cabai, bawang, minyak goreng, tepung sagu dan lainnya.

"Kami memastikan harga yang ditawarkan di pasar murah ini lebih murah dibandingkan harga kebutuhan pokok di pasar," katanya.

Harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan lima kilogram dijual Rp56.500 per paket atau lebih murah dibandingkan harga di pasaran Rp60.000 per paket. Harga cabai besar di pasar murah hanya dijual Rp40.000 per kilogram atau lebih murah dibandingkan harga pasaran yang mencapai Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram.

Menurut dia, umumnya harga berbagai kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan mengalami kenaikan, karena meningkatnya kebutuhan dan permintaan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 2026.

"Alhamdulillah, saat ini harga berbagai kebutuhan pokok masih stabil, karena stok cukup dan pasokan dari luar daerah berjalan lancar," katanya.



Pewarta: Aprionis
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026