Koba, Babel, (ANTARA) - Sekretaris Daerah Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ahmad Syarifullah Nizam meminta pelajar menjadikan ajang Pekan Minat Bakat dan Kreativitas Siswa (PMBKS) 2026 sebagai sarana membangun karakter, memperluas pengalaman, dan meningkatkan sportivitas.

"Jadikan ajang ini sebagai ruang untuk memperluas pengalaman dan menjalin persahabatan, menang atau kalah adalah hal biasa namun kejujuran dan kerja keras adalah nilai utama yang harus dijunjung tinggi,” kata Nizam di Koba, Kamis.

PMBKS 2026 diikuti sebanyak 1.092 peserta yang terdiri atas 757 siswa SD dan 335 siswa SMP, serta melibatkan 210 juri dan wasit profesional. 

Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga 19 Juni 2026 di sejumlah lokasi pertandingan olahraga dan seni di Koba, Kabupaten Bangka Tengah.

Ia mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda melalui kompetisi yang sehat dan edukatif.

Menurut dia, peran guru, pelatih, pembina, dan orang tua sangat penting dalam mendukung pengembangan potensi siswa agar tumbuh menjadi generasi yang inovatif dan berkarakter.

Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah Indrawadi mengatakan PMBKS 2026 menjadi wadah bagi peserta didik untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang sains, seni, dan olahraga.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan wadah bagi siswa untuk menyalurkan potensi, minat, dan bakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri serta semangat berprestasi,” katanya.

Ia menjelaskan PMBKS tahun ini mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Siswa Melalui Pekan Minat Bakat dan Kreativitas Siswa” dengan sejumlah kompetisi yang dipertandingkan, seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Festival Lomba Seni dan Sastra Nasional (FLS2N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), serta Gala Siswa Indonesia (GSI).

Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi sarana penjaringan siswa berprestasi yang akan mewakili Bangka Tengah pada ajang tingkat provinsi hingga nasional.

"Melalui PMBKS para siswa tidak hanya mampu meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik, tetapi juga memiliki mental kompetitif, disiplin, dan mampu bekerja sama dalam membangun budaya positif di lingkungan sekolah," ujarnya.



Pewarta: Ahmadi
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026