Koba, Babel (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bangka Tengah bersama Badan Wilayah Sungai Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melakukan normalisasi sungai untuk menangani masalah banjir yang melanda Kecamatan Sungai Selan.

Kepala DPUPR Bangka Tengah Fani Hendra Saputra di Koba, Minggu, mengatakan normalisasi dilakukan untuk memperlancar aliran air karena sebagian kawasan permukiman warga berada dekat sungai, sehingga terjadi penyempitan serta pendangkalan sungai yang cukup parah.

Selain normalisasi sungai, pihaknya juga mengintensifkan kegiatan gotong royong bersama masyarakat untuk membersihkan saluran drainase serta mengangkut tumpukan sampah yang selama ini menghambat aliran air ketika hujan turun deras.

Fani mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan pemerintah kecamatan guna memperbaiki sistem pengangkutan sampah sehingga penanganan drainase dan kebersihan lingkungan dapat berjalan lebih optimal.

Pihaknya juga segera menggelar sosialisasi bersama aparatur kelurahan dan desa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, maupun menutup saluran drainase menggunakan bangunan tambahan warga.

Menurut Fani, hasil analisis sementara menunjukkan banjir di Kelurahan Sungai Selan dan Desa Selan dipicu pendangkalan sungai yang menghambat aliran air saat curah hujan meningkat dalam beberapa waktu terakhir ini.

Selain pendangkalan sungai, sejumlah drainase di kawasan permukiman warga juga mengalami sedimentasi akibat tumpukan sampah.

Beberapa saluran bahkan tertutup karena dijadikan akses jalan dan titian menuju rumah masyarakat setempat setiap hari.

"Kita berharap masyarakat dapat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan serta memelihara fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah daerah, untuk mengurangi risiko banjir dan kondisi drainase tetap berfungsi dengan baik," ujarnya.



Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026