Koba, Babel, (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Indrawadi mengingatkan pihak sekolah agar pelaksanaan kegiatan perpisahan pelajar tidak membebani wali murid dengan pungutan maupun biaya berlebihan.
"Perpisahan itu penting untuk memberikan apresiasi kepada pelajar, cuma harus ditangkal sisi negatifnya,” kata Indrawadi di Koba, Selasa.
Menurut dia, kegiatan perpisahan tetap penting dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi kepada pelajar setelah menyelesaikan pendidikan, namun harus dilakukan secara sederhana dan tidak dijadikan ajang poya-poya.
Ia menilai kegiatan perpisahan sebaiknya dilaksanakan di lingkungan sekolah untuk menekan biaya dan menghindari pengeluaran yang memberatkan wali murid.
Ia juga menegaskan sekolah tidak diperbolehkan meminta sumbangan kepada masyarakat dengan alasan mendukung kegiatan perpisahan siswa.
“Tidak ada masyarakat dimintai sumbangan dengan dalih untuk acara perpisahan siswa di sekolah,” ujarnya.
Ia menyoroti kegiatan studi tur yang sering menjadi bagian dari rangkaian acara perpisahan sekolah karena kegiatan tersebut dapat dilaksanakan selama tidak membebani orang tua dan pihak sekolah mampu menjamin keselamatan siswa.
“Jika dilaksanakan kegiatan studi tour, pihak sekolah harus sanggup menjaga keselamatan anak-anak,” katanya.
Ia meminta sekolah memastikan armada transportasi yang digunakan dalam kondisi layak jalan guna menghindari risiko kecelakaan selama perjalanan.
“Jika menggunakan kendaraan bus, harus dipastikan layak jalan untuk menghindari terjadi kecelakaan,” ujarnya.
Ia mengatakan sekolah perlu lebih mengedepankan nilai edukatif dalam kegiatan perpisahan dibandingkan menonjolkan kemewahan acara.
Menurut dia, momentum perpisahan seharusnya menjadi ruang mempererat hubungan antara siswa, guru, dan orang tua secara sederhana namun tetap bermakna.
"Pihak sekolah dapat membangun komunikasi yang baik dengan wali murid sebelum menetapkan bentuk kegiatan perpisahan agar tidak menimbulkan keberatan maupun polemik di tengah masyarakat," ujarnya.
Pewarta: AhmadiUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.