Sungailiat (ANTARA) - Bupati Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fery Insani mengatakan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 menjadi momentum penting bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah itu memperkuat semangat kerja dalam pelayanan masyarakat.

"Hari Kebangkitan Nasional ke-118, dimaknai dengan memperkuat semangat kerja dengan pondasi persatuan dan kesatuan," kata Fery Insani di Sungailiat, Rabu.

Ia mengatakan memperkuat semangat kerja dalam memberikan pelayanan masyarakat menjadi salah satu modal penting untuk membangun daerah.

"Delapan misi besar dalam Asta Cita mewujudkan visi Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045 sebagai kompas bersama," katanya membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita dengan delapan misi besar yang harus dicapai bersama sebagai kompas utama. 

"Kita harus mampu mewujudkan misi tersebut untuk menghadirkan perubahan nyata dan terasa di tengah kehidupan rakyat," ujarnya. 

Menurut dia, peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan semangat "Boedi Oetomo" dalam setiap lini kehidupan. 

"Mari kita jadikan momentum ini, selain membangkitkan semangat kerja, juga memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama," katanya.

Kebangkitan Nasional adalah milik bersama, bermula dari kesadaran individu yang terakumulasi secara kolektif dan berujung pada kejayaan bangsa di kancah dunia. 

"Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi hal penting untuk menumbuhkan semangat persatuan, nasionalisme, serta penghargaan terhadap jasa para pahlawan bangsa," katanya.



Pewarta: Kasmono
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026