Pangkalpinang (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melakukan pemantauan dan mendokumentasikan Jamur Pelawan Namang sebagai produk Indikasi Geografis (IG), sebagai berkomitmen mendorong pelindungan kekayaan intelektual komunal di daerah itu.
"Kegiatan ini penting untuk memastikan kesesuaian antara karakteristik asli jamur dihabitatnya dengan dokumen deskripsi IG yang sedang disusun," kata Kepala Kanwil Kemenkum Kepulauan Babel, Johan Manurung saat memimpin pemantauan dan dokumentasi Jamur Pelawa di Hutan Pelawan Namang, Rabu.
Ia mengatakan kegiatan pemantauan dan dokumentasi jamur pelawan di Hutan Pelawan Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah ini untuk memastikan Karakteristik dan validitas data dalam rangka mendukung penuh usulan pendaftaran Jamur Pelawan Namang sebagai Produk Indikasi Geografis resmi dari Kepulauan Bangka Belitung.
"Kami turun langsung ke lapangan untuk memperoleh data dan informasi yang valid terkait produksi jamur pelawan khas daerah ini," katanya.
Ia menyatakan hasil peninjauan di Hutan Pelawan Namang, tim mendapati bahwa jamur pelawan memiliki karakteristik unik dan reputasi kuat yang tidak ditemukan di daerah lain. Kualitas khas ini lahir dari keterkaitan erat antara faktor geografis alamiah dan ekosistem spesifik Hutan Pelawan setempat.
"Potensi besar inilah yang menjadi modal utama dalam proses pengusulan ke tingkat nasional," ujarnya.
Ia menekankan sertifikasi Indikasi Geografis bukan akhir dari proses, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menjaga mutu produk, sehingga keberlanjutan produksi, kualitas dan reputasi Jamur Pelawan Namang sangat bergantung pada kelestarian lingkungan alamnya.
"Untuk menjamin keberlanjutan dan menjaga kualitas khas Jamur Pelawan Namang, diperlukan komitmen kuat serta sinergi dari seluruh pemangku kepentingan. Kita harus bersama-sama menjaga kelestarian ekosistem hutan pelawan ini," katanya.
Menurut dia melalui sinergi antara Kemenkum Babel, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, peneliti, dan masyarakat Desa Namang, diharapkan Jamur Pelawan Namang dapat segera terdaftar resmi sebagai produk Indikasi Geografis.
"Hutan ini adalah habitat alami sekaligus faktor utama yang membentuk karakteristik unik dari Jamur Pelawan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama menjaga kelestarian hutan pelawan ini," katanya.
Pewarta: Pers rilisEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.