Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar aksi bersih lingkungan, penanaman pohon dan edukasi pengurangan sampah plastik, untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan dan pengendalian perubahan iklim.
Kegiatan dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Alun-Alun Kota Koba, Sabtu, itu melibatkan pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, TP PKK hingga pelajar.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Pemerintah membutuhkan dukungan semua pihak agar pembangunan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan," katanya.
Ia mengatakan persoalan lingkungan hidup dan perubahan iklim tidak dapat diselesaikan pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Algafry juga mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup ramah lingkungan dari lingkungan keluarga masing-masing.
Menurut dia, langkah sederhana seperti memilah sampah rumah tangga, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar akan memberikan dampak besar jika dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.
Pemerintah daerah setempat terus berupaya memperkuat program pelestarian lingkungan melalui berbagai kegiatan edukasi, penghijauan, serta pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
"Kita tetap berkomitmen menjadikan isu lingkungan sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah yang berorientasi jangka panjang," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme para pelajar dan generasi muda yang ikut terlibat dalam aksi penanaman pohon dan bersih lingkungan tersebut.
Menurut dia, kepedulian generasi muda terhadap lingkungan menjadi modal penting dalam menciptakan budaya menjaga alam yang berkelanjutan di Kabupaten Bangka Tengah.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Tengah Bram Wijaya mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga bertujuan mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan.
"Kami ingin momentum ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama," ujarnya.
Menurut dia, perubahan perilaku masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan, terutama dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah.
Pewarta: AhmadiUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.