Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Kepolisian Resor Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung berhasil memberdayakan warga mengolah lahan kritis seluas 1,8 hektare menjadi kebun semangka.

"Panen semangka yang kita laksanakan hari ini merupakan bukti nyata keberhasilan program pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok warga tani, dalam mengolah lahan kritis menjadi produktif," kata Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha di Mentok, Senin.

Ia mengatakan, lahan kritis yang berada tidak jauh dari Mapolres Bangka Barat selama ini nganggur dan atas inisiasi pihaknya berhasil menggandeng Kelompok Tani Belo Maju Desa Belolaut untuk bersama-sama mengolah lahan tersebut agar bermanfaat.

"Dari hasil kerja keras bersama ini, dari sekitar 2.000 bibit semangka yang kita tanam pada April 2026 berhasil dipanen sekitar 15 ton," ujarnya.

Menurut dia, program pemanfaatan lahan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polres Bangka Barat terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya mendorong produktivitas sektor pertanian di daerah.

Keberhasilan ini menunjukkan lahan yang sebelumnya tidak produktif dapat memberikan nilai ekonomi apabila dikelola secara serius dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian dan memanfaatkan lahan yang tersedia," katanya.

Keberhasilan panen raya tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, kelompok tani, dunia usaha, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengelolaan lahan hingga masa panen.

Bupati Bangka Barat Markus memberikan apresiasi kepada Polres Bangka Barat atas keberhasilan menginisiasi pemanfaatan lahan kritis di sekitar Mapolres setempat untuk lahan pertanian produktif.

"Ini menjadi bukti nyata lahan yang selama ini dianggap kritis dan kurang produktif masih dapat diolah serta dimanfaatkan secara optimal apabila dikelola dengan baik dan dilakukan secara serius. Ini kami harapkan menjadi inspirasi bagi para petani di Bangka Barat agar semakin semangat mengelola dan memanfaatkan lahan kritis untuk bercocok tanam," katanya.

Kepada para petani, Markus berharap agar tidak takut mengelola lahan yang kritis karena jika diolah dengan baik dan sungguh-sungguh akan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan keluarga.

"Ini bukti nyata keseriusan Kapolres Bangka Barat dalam mendukung ketahanan pangan dan memberikan inspirasi kepada masyarakat, khususnya para petani," katanya.



Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026