Belitung (ANTARA) - Komunitas Forum Juru Parkir Belitung (FJPB), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mendeklarasikan pembentukan organisasinya sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk mencegah segala bentuk provokasi guna menjaga stabilitas ketertiban dan keamanan masyarakat di daerah itu. 
‎
‎Ketua Komunitas Forum Juru Parkir Belitung (FJPB), Sasroni, di Tanjungpandan, Jumat, menyatakan bahwa kehadiran wadah ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas antar komunitas juru parkir agar tidak mudah terpecah belah oleh isu-isu yang dapat mengganggu ketenteraman daerah.
‎
‎"Kami berkumpul dan menyatukan tekad untuk memastikan bahwa seluruh juru parkir di Belitung berada dalam satu barisan yang sama, yaitu barisan yang menjaga persatuan dan menolak keras setiap tindakan anarkis maupun provokasi dari pihak luar," katanya usai pembacaan deklarasi.
‎
‎Ia memaparkan, terdapat lima poin utama dalam dokumen pernyataan komitmen FJPB yang disepakati oleh seluruh anggota sebagai pedoman dalam menjalankan aktivitas di lapangan.
‎
‎Disampaikan, pertama, Komunitas Forum Juru Parkir Belitung berkomitmen menjaga persatuan, kebersamaan, dan solidaritas antar juru parkir di wilayah Kabupaten Belitung.
‎
‎Kedua, menolak segala bentuk provokasi, konflik, dan tindakan yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban, serta kerukunan masyarakat.
‎
‎Ketiga, mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di Kabupaten Belitung.
‎
‎Keempat, berkomitmen memberikan pelayanan perparkiran yang tertib, ramah, aman, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
‎
‎Kelima, mendukung program pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola perparkiran yang baik, tertib, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
‎
‎Sasroni menambahkan, selain menjaga Kamtibmas, FJPB menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. 
‎
‎Menurutnya, juru parkir merupakan salah satu elemen penting yang berinteraksi langsung dengan warga dan wisatawan setiap hari, sehingga keramahan, keamanan, dan sikap bertanggung jawab menjadi prioritas utama.
‎
‎Di sisi lain, FJPB juga siap bersinergi dengan Dinas Perhubungan Belitung maupun pemerintah daerah setempat guna mendukung pembenahan tata kelola perparkiran. 
‎
‎Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan kontribusi sektor perparkiran terhadap pendapatan dan pembangunan daerah.
‎
‎"Dengan tata kelola yang baik dan pelayanan yang ramah, kami ingin membuktikan bahwa juru parkir di Belitung mampu memberikan dampak positif, baik dari sisi keamanan lingkungan maupun dalam mendukung program pembangunan pemerintah daerah," ujarnya.
‎
‎Di sela-sela kegiatan deklarasi, dilakukan sosialisasi oleh petugas BPJS Ketenagakerjaan Belitung mengenai program "Perisai" BPJS Ketenagakerjaan serta dilakukan pembagian kartu "Perisai" BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada para anggota Komunitas Forum Juru Parkir Belitung.
‎
‎Dengan tergabung sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan tentunya akan sangat bermanfaat dalam melindungi para juru parkir dalam bertugas.



Pewarta: Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026