Tanjungpandan (ANTARA) - Bupati Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat mengatakan Belitung menuju kawasan global maritim yang modern tanpa kehilangan jati diri budaya lokal.
"Menjadi daerah yang mendunia bukan berarti kita kehilangan arah dalam membangun Belitung, tetapi justru kekuatan utama kita terletak pada identitas, di mana laut menjadi sumber kehidupan utama," kata Djoni Alamsyah Hidayat dalam sidang paripurna peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpandan (HJKT) ke-188 di Tanjungpandan, Rabu.
Menurut dia, dalam mewujudkan visi sebagai daerah berdaya saing internasional, maka pembangunan harus mampu menjaga keseimbangan yang kokoh antara kemajuan ekonomi, kelestarian lingkungan, serta pelestarian adat budaya Melayu.
Ia menekankan berstatus sebagai daerah yang maju dan modern harus tetap berakar kuat pada nilai-nilai sejarah, keramahan masyarakat, serta keharmonisan dalam keberagaman yang selama ini membentuk jati diri Belitung.
Untuk mencapai target tersebut, lanjut dia, Kota Tanjungpandan masih perlu meningkatkan sektor pelayanan publik dan infrastruktur kota.
"Kebersihan kota, penyediaan ruang terbuka hijau, penataan kawasan pesisir, pembenahan sistem parkir dan lalu lintas, hingga penataan wajah wisata serta kawasan perdagangan harus terus kita tingkatkan bersama," ujarnya.
Ia menegaskan penataan mutlak dilakukan agar ibu kota Kabupaten Belitung menjadi kawasan yang semakin tertib, indah, nyaman, dan ramah sehingga dapat menjadi daya tarik investor dan meningkatkan kunjungan wisatawan.
Selain fokus pada estetika dan tata ruang kota, Pemerintah Kabupaten Belitung juga tengah memprioritaskan penguatan struktur ekonomi masyarakat melalui empat pilar utama, yaitu penciptaan lapangan kerja yang lebih luas, peningkatan daya saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), penguatan ekonomi sektor maritim, serta percepatan digitalisasi pelayanan publik.
"Kami ingin memastikan bahwa akselerasi pembangunan ini dampaknya benar-benar dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di Belitung," katanya.
Melalui momentum HJKT ke-188, Bupati Belitung mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan hari jadi ini sebagai pengingat untuk bekerja lebih baik demi mewujudkan Tanjungpandan sebagai Kota yang Bersih, Elok, Ramah, Tertib, Ulet, Aman, Harapan (Bertuah).
"Serta semakin dihormati di kancah internasional karena Belitung hari ini sudah membuka diri sebagai gerbang internasional dengan penerbangan rute Singapura-Tanjungpandan pada 3 Mei lalu," ungkapnya.
Pewarta: Kasmono/ApriliansyahEditor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.