Tanjungpandan (ANTARA) - ‎Para dukun kampung di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkomitmen menjadi garda terdepan menjaga, melestarikan, memperkuat kearifan lokal dan adat istiadat setempat melalui pembentukan Ikatan Persaudaraan Dukun Kampung Belitung.

‎Ketua Ikatan Persaudaraan Dukun Kampung Belitung Darmo Sidik di Tanjungpandan, Rabu mengatakan langkah ini menjadi tonggak sejarah baru dalam memperkokoh eksistensi dukun kampung di dalam struktur sosial kemasyarakatan.
‎‎
‎"Alhamdulillah, atas petunjuk dari Allah, kami diberikan jalan untuk mewujudkan kehendak dari para dukun kampung dengan menemui lembaga adat yang memberikan kekuatan secara moral untuk mewujudkan cita-cita kami," ujar Darmo Sidik.

‎‎Ia mengatakan melalui musyawarah mufakat yang digelar di setiap wilayah kecamatan, para dukun kampung menyuarakan pentingnya wadah pemersatu tersebut.

‎Menurut dia, penguatan kelembagaan di tingkat kecamatan dan kabupaten merupakan hal yang sangat krusial.

‎Pelaksanaan tradisi adat tahunan berskala besar, seperti ritual Maras Taun dan Selamat Kampung kerap menemui kendala teknis operasional akibat belum adanya kepengurusan yang terstruktur.

‎"Tradisi ini adalah fondasi keberagaman dan sarana silaturahmi antarwarga di Pulau Belitung. Dengan hadirnya organisasi ini, kami berharap keberadaan dukun kampung dapat memberikan kontribusi nyata dan peran serta aktif dalam mengawal pembangunan daerah," ujarnya.

‎Wakil Bupati Belitung Syamsir  mengatakan pemerintah daerah memandang para dukun kampung sebagai sosok orang tua sekaligus tokoh adat yang memiliki peran strategis di lingkungan perdesaan.

‎"Ikatan Persaudaraan Dukun Kampung bagian dari penguatan dan pelestarian adat istiadat kita di Kabupaten Belitung yang tidak boleh punah. Pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi kerja kompak yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk saudara-saudara kita dari kalangan dukun kampung," kata Syamsir.

‎Syamsir  berpesan agar segenap jajaran pengurus adat bersinergi menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan wilayah masing masing guna kesejahteraan masyarakat yang patuh hukum dan berkelanjutan.



Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026