Pangkalpinang (ANTARA) - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Afriyanto mengajak seluruh ASN di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperkuat Koperasi, UMKM dan Pelayanan Publik sebagai wujud momentum semangat Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun.
"Ini jadi momentum bagi Pemprov Babel untuk memperkuat peran koperasi dan UMKM sebagai fondasi perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik," kata Pj Sekda Fery di Pangkalpinang, Selasa.
Pj Sekda Fery mengatakan pemerintah terus mendorong penguatan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pilar utama perekonomian nasional. Semangat tersebut selaras dengan tema Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026, "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya."
Saat ini perrkembangan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan karena ratusan koperasi telah terbentuk.
Bersamaan dengan itu rapat anggota tahunan sudah dilaksanakan, penyelesaian pemetaan lahan dan sebagian besar telah memasuki tahap pembangunan gerai. Capaian ini merupakan hasil sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Di sisi lain, UMKM terus menjadi tulang punggung perekonomian kita.
"Sampai saat ini telah terbentuk 393 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bangka Belitung. Sebanyak 324 koperasi atau 82,44 persen telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), 370 koperasi atau 94,15 persen telah menyelesaikan pemetaan lahan, sedangkan 269 koperasi atau 68,45 persen telah memasuki tahap pembangunan gerai, dengan 94 gerai telah selesai dibangun 100 persen," terang Fery.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI dan menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, desa, pendamping koperasi, pelaku usaha, serta seluruh insan koperasi di Bangka Belitung.
"Selain koperasi, pemerintah juga terus memberikan perhatian terhadap penguatan UMKM yang memiliki kontribusi besar dalam menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus menyerap tenaga kerja," ujarnya.
Ia menambahkan pemerintah terus memperluas akses pembiayaan, meningkatkan kualitas produk, memfasilitasi sertifikasi, mempercepat digitalisasi, hingga membuka akses pasar yang lebih luas agar UMKM mampu naik kelas dan semakin kompetitif.
"Kita juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," terang Fery.
Ia menambahkan, Pemprov Babel juga telah membentuk Unit Reaksi Cepat yang yang dipimpin BPBD dan melibatkan berbagai instansi untuk mempercepat penanganan bencana.
"Unit ini diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan baik sehingga kebakaran lahan dapat diminimalisir," katanya.
Tak hanya itu, Fery turut menyinggung proses penyusunan RKPD Tahun 2027 dan meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menyiapkan program-program prioritas yang benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
"Kegiatan yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik dan masyarakat harus menjadi prioritas," ujarnya.
Pj Sekda Fery juga mengajak seluruh ASN terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan, karena keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi juga oleh kualitas ASN sebagai pelayan masyarakat, fasilitator pembangunan, penggerak transformasi digital, sekaligus agen perubahan.
Semangat penguatan koperasi dan UMKM dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat koperasi dan memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
"Mari bekerja dengan integritas, profesional, dan semangat pengabdian demi terwujudnya koperasi berdaya, UMKM naik kelas, ASN berdampak, Bangka Belitung maju, Indonesia berjaya," tutup Fery.
Pewarta: Elza ElviaUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.