Pangkalpinang (ANTARA) - Ada yang berbeda dari penampilan SD Negeri 16 Pangkalpinang dalam karnaval memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Kota Pangkalpinang, Kamis (27/8).
Para siswa mengangkat tanaman kantong semar sebagai inspirasi utama dalam tema "Kantong Semar Menjadi Keindahan Nusantara".
Kepala SDN 16 Pangkalpinang, Dewi Ayu Larasati, mengatakan tema tersebut dipilih untuk mengangkat kekayaan alam, budaya, dan tradisi Indonesia melalui kreasi yang menarik dan penuh makna.
"Kantong semar merupakan tanaman khas dan ikonik Bangka Belitung. Kami ingin menjadikannya sebagai simbol kekayaan alam yang unik dan istimewa," kata Dewi.
Menurutnya, tema tersebut sekaligus menjadi pesan agar kekayaan alam Indonesia tidak hanya dikenal sebagai sumber daya, tetapi juga dapat diwujudkan menjadi sesuatu yang indah dan membanggakan.
Pesan itu diperkuat melalui penggunaan sejumlah warna pada kostum dan kreasi karnaval. Warna merah dan kemerahan menggambarkan semangat, keberanian, serta kekuatan alam sekaligus semangat kemerdekaan dan cinta Tanah Air.
Sementara warna hijau dimaknai sebagai kesuburan, kehidupan, kelestarian alam, serta harapan akan masa depan yang hijau dan lestari.
Adapun warna kuning menggambarkan kekayaan, kehangatan, dan keindahan yang beragam. Warna-warna tersebut secara keseluruhan menjadi simbol keindahan, kekayaan, dan keberagaman alam Nusantara.
Keikutsertaan SDN 16 Pangkalpinang dalam karnaval juga menjadi bagian dari upaya sekolah menanamkan kecintaan terhadap budaya dan alam Indonesia kepada para siswa.
Dewi menyebut ada sejumlah tujuan yang ingin dicapai, mulai dari merayakan HUT ke-81 RI dengan cara kreatif, mengenalkan kekayaan alam dan budaya Indonesia, hingga mendorong siswa untuk berani berkarya.
"Harapannya anak-anak tumbuh menjadi generasi yang mencintai dan melestarikan budaya serta alam Indonesia. Mereka juga memiliki rasa bangga terhadap budaya sendiri," ujarnya.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara siswa, guru, dan orang tua.
SDN 16 Pangkalpinang sendiri tercatat rutin mengikuti karnaval 17 Agustus dalam tiga tahun terakhir. Bagi sekolah, karnaval bukan sekadar ajang meramaikan perayaan kemerdekaan, tetapi juga ruang bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas dan menyampaikan pesan tentang Indonesia.
Di depan panggung kehormatan, peserta karnaval SDN 16 Pangkalpinang kemudian menampilkan tarian berjudul "Rukun Sama Teman".
Penampilan tersebut semakin menarik karena di bagian akhir tarian, salah satu peserta maju ke depan Wakapolda Bangka Belitung untuk menuangkan air ke dalam kantong semar.
Aksi simbolis itu menjadi penutup penampilan sekaligus menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kehidupan, alam, dan kekayaan Nusantara agar tetap lestari.
Melalui kreativitas anak-anak, kantong semar yang menjadi bagian dari kekayaan alam Bangka Belitung pun tampil bukan sekadar sebagai tanaman, tetapi sebagai simbol kebanggaan terhadap identitas dan keindahan Nusantara.
Pewarta: Try M HardiUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.