Sungailiat (ANTARA) - Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diyakini mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Sektor UMKM dengan berbagai produk usaha yang terus berkembang mampu mendukung ekonomi masyarakat," kata Bupati Bangka Fery Insani di Sungailiat, Senin.

Ia mengatakan pihaknya memberikan ruang bagi pelaku UMKM mengembangkan dan memasarkan produk olahan, salah satunya membuka kegiatan bazar.

"Kami mendorong pelaku UMKM yang umumnya bergerak di bidang usaha kuliner terus berinovasi dan memperluas pemasaran produk," kata dia.

Menurut dia, inovasi produk dapat meningkatkan penjualan produk yang diimbangi dengan perluasan pangsa pasar menggunakan layanan platform digital atau media sosial.

"Sektor UMKM juga banyak menyerap tenaga kerja lokal karena sektor ini membutuhkan tenaga manusia yang tidak semua membutuhkan keahlian khusus," ujarnya.

Berdasarkan data UMKM Provinsi Bangka Belitung, tercatat jumlah UMKM di Kabupaten Bangka sebanyak 28.987 pelaku UMKM. Jumlah tersebut, lebih banyak dibandingkan kabupaten lain di provinsi itu, kecuali Kota Pangkalpinang mencapai 29.174 UMKM.

"Puluhan ribu pelaku UMKM tersebut tersebar di sejumlah wilayah kecamatan terutama di Kecamatan Sungailiat yang merupakan pusat kota kabupaten," katanya.

Dia mengatakan pihaknya juga memfasilitasi bantuan sertifikat halal reguler bagi 25 orang pelaku UMKM sebagai langkah perlindungan konsumen.

Pelaku UMKM yang memperoleh bantuan sertifikat halal reguler itu dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangka tahun 2026.



Pewarta: Kasmono
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026