Kupang (ANTARA) - Manajemen PT Angkasa Pura (AP) Indonesia melaporkan sampai dengan Senin (7/9) pukul 09.50 WITA delapan pesawat dari Kupang dengan tujuan Jakarta dan sebaliknya membatalkan penerbangan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Sebanyak delapan pesawat batal terbang dari Kupang ke Jakarta dan dari Jakarta ke Kupang, sampai dengan pagi ini, kata Airport Operation, Service, and Security Division Head PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandar Udara Internasional El Tari Kupang I Nyoman Dedy Yuliantara di Kupang, Senin.

Dia menyebutkan sejumlah maskapai penerbangan yang membatalkan penerbangan itu antara lain Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, serta Super Airjet.

Pnumpang yang terdampak, kata dia, pihak maskapai telah memberikan penanganan berupa penjadwalan ulang penerbangan (reschedule) dan/atau pengembalian biaya tiket (refund) sesuai dengan ketentuan dan kebijakan masing-masing maskapai.

Untuk penumpang pesawat yang terdampak, pihak maskapai sudah melakukan penjadwalan untuk reschedule atau refund, ujar I Nyoman Dedi Yuliantara.

Saat ini, lanjut dia, beberapa penumpang terdampak juga tengah melakukan pengembalian biaya di loket tiket.

Lebih lanjut pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat dan calon penumpang untuk terus memantau perkembangan penerbangan melalui kanal informasi resmi maskapai serta memastikan status penerbangan sebelum menuju bandara.

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara El Tari Kupang, kata dia, terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mendukung kelancaran dan keselamatan operasional penerbangan.



Pewarta: Kornelis Kaha
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026