Belitung (ANTARA) - Bupati Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat landmark Bola Timah di depan pintu masuk kawasan wisata pantai Tanjungpendam akan menjadi magnet wisata baru Negeri Laskar Pelangi.
"Landmark atau simbol ruang publik Bola Timah ini merepresentasikan sejarah besar pertimahan di Belitung sekaligus menjadi magnet wisata baru Belitung" katanya di sela-sela acara Penandatanganan Berita Acara Konsiliasi Aset Eks PT Timah tbk di Tanjungpandan, Rabu.
Ia menilai langkah ini sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya mengabadikan rekam jejak sejarah panjang industri pertimahan Belitung yang pernah memberi warna besar bagi perekonomian global.
Bupati menekankan jejak pertimahan merupakan bagian integral dari warisan daerah yang patut dijaga, dikenang, serta diwariskan kepada generasi mendatang.
"Kehadiran landmark ini diharapkan mampu menjadi ikon kebanggaan baru bagi masyarakat lokal maupun wisatawan, layaknya ikon-ikon ternama di belahan dunia," ujarnya.
Djoni Alamsyah menyebutkan, apabila di Singapura ada Bola Universal maka di Belitung ada Bola Timah, sehingga akan memberikan pengalaman baru bagi wisatawan yang datang berkunjung.
"Suatu saat kita ingin orang datang ke Belitung dan berkata di sini ada Bola Timah. Sebuah simbol bahwa Belitung memiliki sejarah pertimahan yang besar," katanya.
Direktur Utama PT Timah (Persero) Tbk Restu Widyantoro berharap agar aset-aset yang dibangun oleh PT Timah salah satunya landmark Bola Timah ini dapat bermanfaat bagi daerah khususnya mendukung sektor pariwisata.
"Kami ingin aset-aset bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Pewarta: ApriliansyahUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.