Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto berbincang hangat dengan sejumlah pemimpin dunia di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu.
Sebagaimana keterangan tertulis Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Presiden Prabowo berbincang bersama Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi, Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin, serta Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping sebelum sesi pembukaan KTT dimulai.
"Keempat pemimpin tampak berbincang dalam suasana hangat dan bersahabat sebelum sesi pembukaan dimulai," kata Teddy.
Presiden Prabowo tampak berada bersama Presiden Putin ketika PM Modi dan Presiden Xi bergabung dalam perbincangan. Interaksi tersebut memperlihatkan kedekatan komunikasi antarpemimpin di sela agenda resmi pertemuan multilateral tersebut.
Momen tersebut menjadi salah satu gambaran diplomasi personal yang turut mewarnai kehadiran Presiden Prabowo pada KTT BRICS.
Baca juga: Presiden Prabowo: Kekuatan kolektif BRICS harus beri manfaat nyata
Baca juga: Presiden Prabowo angkat pepatah Indonesia sebagai pesan persatuan di BRICS
Di luar sesi formal, pertemuan antarpemimpin memberikan ruang untuk membangun komunikasi serta memperkuat hubungan baik antarnegara.
Keikutsertaan Presiden Prabowo dalam KTT BRICS ke-18 juga menjadi bagian dari komitmen Indonesia untuk terus aktif berperan dalam berbagai forum internasional dan memperluas kemitraan dengan negara-negara sahabat.
Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo menekankan pentingnya hubungan luar negeri yang terbuka dan kerja sama dengan seluruh pihak berdasarkan prinsip saling menghormati dan saling menguntungkan.
Suasana hangat sebelum pembukaan KTT tersebut sekaligus mencerminkan hubungan baik Indonesia dengan India, Rusia, dan Tiongkok sebagai sejumlah mitra strategis Indonesia di kawasan maupun tingkat global.
Baca juga: Presiden Prabowo angkat pepatah Indonesia sebagai pesan persatuan di BRICS
Baca juga: Presiden Prabowo: BRICS berperan penting berkontribusi terhadap ketahanan dunia
Pewarta: Maria Cicilia Galuh PrayudhiaUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.