Bangka Tengah, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatur jam buka stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) lebih pagi untuk mengurai antrean kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) yang dikeluhkan masyarakat.

Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda di Koba, Senin, mengatakan langkah tersebut disepakati bersama pengelola SPBU dan Pertamina Patra Niaga untuk mempercepat pelayanan.

“Kami berusaha mencari solusi karena masyarakat mengeluhkan panjangnya antrean di SPBU. Oleh karena itu, kami mengundang semua SPBU yang ada di Bangka Tengah dan Pertamina Patra Niaga,” katanya.

Selain mengatur jam buka lebih pagi, pengelola SPBU juga disepakati menambah stik nozel serta menempatkan dua petugas pada setiap nozel untuk mempercepat pengisian BBM.

Pemerintah daerah bersama pengelola SPBU juga menyiapkan kantong parkir khusus bagi kendaraan yang mengantre sehingga antrean tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan.

Efrianda mengatakan sejumlah langkah tersebut merupakan hasil rapat koordinasi penanganan antrean kendaraan di SPBU yang melibatkan pemerintah daerah, kepolisian dan pihak Pertamina Patra Niaga.

“Kami tadi sudah ada beberapa kesepakatan, mudah-mudahan bisa berjalan sesuai dengan kesepakatan,” ujarnya.

Rapat koordinasi tersebut digelar di Ruang Rapat Besar Pemkab Bangka Tengah dan dihadiri Sekretaris Daerah, Kapolres, camat, Satpol PP, pihak Pertamina Patra Niaga serta para pemilik SPBU.

Pemerintah daerah berharap penerapan kesepakatan tersebut dapat mempercepat pelayanan pengisian BBM sekaligus menjaga antrean kendaraan tetap tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.



Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026