Koba, Babel, (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menemukan pengisian BBM secara berulang dan penggunaan pelat nomor ganda dalam pemantauan selama sepekan di sejumlah SPBU wilayah itu.

Kapolres Bangka Tengah AKBP Samuel Simanjuntak di Koba, Senin, mengatakan temuan tersebut menjadi perhatian dalam penataan dan pengawasan distribusi BBM di daerah itu.

“Berdasarkan pemantauan dalam kurun waktu sekitar satu minggu, ditemukan adanya beberapa pelanggaran, di antaranya pengisian BBM secara berulang serta penggunaan pelat nomor ganda,” katanya.

Menurut dia, pemantauan dilakukan untuk melihat aktivitas pengisian BBM sekaligus mengidentifikasi persoalan yang dapat mengganggu ketertiban distribusi dan pelayanan kepada masyarakat.

Temuan tersebut, selanjutnya menjadi bahan pembahasan dalam rapat koordinasi bersama pihak terkait untuk mencari langkah penataan distribusi BBM.

Selain pengawasan, rakor tersebut membahas upaya mengurangi antrean panjang kendaraan di SPBU melalui pengaturan jam operasional dan peningkatan pelayanan pada dispenser BBM.

“Kita mencari solusi bagaimana supaya tidak terjadi antrean panjang dan antrean ini bisa kita mitigasi,” ujarnya.

Salah satu langkah yang disepakati ialah menyamakan jam buka SPBU dan memastikan pelayanan pengisian BBM memenuhi standar.

Pengelola SPBU juga diimbau menempatkan dua petugas pada setiap nozzel di SPBU agar proses pengisian berjalan lebih cepat sehingga antrean kendaraan dapat terurai.

Kepolisian setempat juga meminta pihak SPBU menyiapkan kantong parkir khusus untuk antrean mobil kendaraan yang menunggu pengisian BBM.

"Kantong parkir perlu disiapkan agar tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar SPBU," ujarnya.



Pewarta: Ahmadi
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026