Toboali, Bangka Selatan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat komitmen dalam menjaga dan mengembangkan lingkungan hidup melalui pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) Air Pereng, Desa Bencah, Kecamatan Air Gegas.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan paparan teknis penyusunan Desain Dasar Vegetasi sebagai langkah awal yang penting dalam memastikan Taman Kehati Air Pereng dapat dikelola secara terarah, dan berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Hefi Nuranda di Toboali, Rabua mengatakan, pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) Air Pereng Desa Bencah ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan mengembangkan lingkungan hidup.
Untuk itu, dukungan dan dorongan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup menjadi bagian penting dalam memperkuat berbagai program lingkungan di daerah, mulai dari pengelolaan sampah hingga pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati di Bangka Selatan.
"Sampai hari ini kita mendapatkan support yang luar biasa dari Kementerian Lingkungan Hidup dalam mendukung upaya pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup di Bangka Selatan," katanya.
Ia mengatakan, penyusunan desain dasar vegetasi merupakan langkah awal yang penting dalam memastikan Taman Kehati Air Pereng dapat dikelola secara terarah, dijaga keberlangsungannya, serta dikembangkan dengan memperhatikan fungsi lingkungan dan potensi kawasan.
"Ini sebuah langkah awal yang luar biasa, bagaimana Taman Keanekaragaman Hayati ini bisa dikelola, bisa kita jaga dan kita kembangkan," ujarnya.
Melalui penyusunan desain dasar vegetasi ini, Hefi berharap Taman Kehati Air Pereng Desa Bencah dapat dikembangkan secara terencana dan berkelanjutan, dengan tetap menjaga fungsi ekologis kawasan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.
Selain sebagai kawasan yang mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, Taman Kehati Air Pereng ke depan dapat memiliki nilai tambah sebagai salah satu alternatif destinasi wisata berbasis lingkungan di Kabupaten Bangka Selatan.
“Harapannya, taman hayati ini bisa menjadi tempat destinasi wisata yang menjadi daya tarik sendiri. Jadi ke depan masyarakat dari Pangkalpinang, Sungailiat dan yang lain bisa punya tempat persinggahan dan menjadi alternatif destinasi wisata," ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan Taman Kehati membutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, kementerian, dunia usaha maupun masyarakat.
Dukungan dari PT Timah Tbk dan Bank Sumsel Babel juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung pengembangan kawasan tersebut.
"Kami terus berkomitmen memperkuat pengelolaan lingkungan hidup melalui sinergi lintas sektor, sehingga pelestarian keanekaragaman hayati dapat berjalan beriringan dengan pengembangan potensi wisata dan peningkatan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Pewarta: RusdiyantoUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.