Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat peran Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam pemberdayaan keluarga dan peningkatan partisipasi masyarakat memanfaatkan layanan posyandu.

Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda di Koba, Rabu, mengatakan Tim Penggerak PKK merupakan mitra pemerintah dalam perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan pembangunan melalui 10 Program Pokok PKK.

“Keberadaan Tim Penggerak PKK menjadi semakin penting dan strategis dalam mendukung program kerja pemerintah melalui 10 Program Pokok PKK,” ujarnya.

Ia mengatakan kader PKK merupakan agen perubahan yang secara sukarela menyisihkan waktu untuk membantu pemerintah meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga di tengah masyarakat.

Menurut dia, penguatan peran PKK juga perlu diarahkan pada peningkatan kesadaran masyarakat memanfaatkan posyandu untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar secara rutin.

Efrianda mengajak masyarakat aktif datang ke posyandu untuk memantau tumbuh kembang anak serta memperoleh pelayanan kesehatan bagi ibu, anak dan lanjut usia.

Upaya tersebut dinilai penting untuk mendukung pencegahan stunting melalui pemantauan kondisi kesehatan dan pertumbuhan anak secara berkala sejak dini.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bangka Tengah Eva Algafry mengajak seluruh pihak untuk terus mengoptimalkan tingkat kehadiran sasaran posyandu demi kesehatan masyarakat yang lebih baik.

Ia meminta camat, lurah, dan kepala desa menggerakkan ketua RT dan RW agar mengajak masyarakat memenuhi sasaran layanan posyandu di wilayah masing-masing.

“Pada dasarnya sasaran posyandu kalau dibagi setiap RT atau RW jumlahnya akan sangat kecil, sehingga besar kemungkinan semua sasaran Posyandu bisa hadir,” katanya.

Eva mengatakan kader dan pemerintah desa perlu membangun kerja sama agar masyarakat semakin aktif memanfaatkan posyandu untuk memantau tumbuh kembang anak dan memperoleh informasi kesehatan.



Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026