Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyebutkan Provinsi Kepulauan Babel pada September 2026 mengalami inflasi year on year (y-on-y) atau tahunan sebesar 4,30 persen, dipicu kenaikan harga kelompok makanan, minuman dan tembakau.
"Secara month to month (m-to-m) atau bulanan Provinsi Kepulauan Babel mengalami inflasi 0,81 persen," kata Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel, Sugeng Arianto di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan inflasi y-on-y Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh peningkatan indeks beberapa kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau naik sebesar 7,07 persen, pakaian dan alas kaki 2,13 persen.
Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga naik,50 persen, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 1,78 persen, kesehatan sebesar 1,75 persen, transportasi naik 5,09 persen, informasi, komunikasi dan jasa keuangan naik 1,58 persen.
Selain itu, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya naik 2,18 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran naik 2,98 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 5,02 persen.
"Kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks atau mengalami deflasi hanya Pendidikan turun sebesar 3,18 persen," katanya.
Ia menyatakan komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi y-on-y, antara lain daging ayam ras, emas perhiasan, beras, angkutan udara, ikan kerisi, cumi-cumi, bensin, cabai rawit, ikan selar, kacang panjang, pemeliharaan/service.
Selanjutnya bahan bakar rumah tangga, nasi dengan lauk, ikan bulat, pelumas, oli mesin, sigaret kretek mesin (SKM), udang basah, ikan kembung, sepeda motor dan ikan ekor kuning.
"Komoditas yang dominan memberikan sumbangan terhadap deflasi y-on-y, antara lain bawang merah, sekolah menengah pertama, sekolah dasar, cabai merah, kelapa, bawang putih, kentang, pengharum cucian/pelembut, tauge, popok bayi sekali pakai/diapers, wortel, kerang, nanas, sabun detergen bubuk dan hand body lotion," katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.