Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerapkan parkir kendaraan sistem langganan "smart parking", guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di daerah itu.

"Terhitung 1 Oktober tahun ini, kita menerapkan smart parking," kata Wali Kota Pangkalpinang Saparudin saat melakukan uji coba smart parking di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan uji coba penerapan smart parking atau parkir kendaraan sistem langganan di Kota Pangkalpinang, guna memastikan penerapan sistem berjalan optimal untuk mendorong peningkatan PAD Kota Pangkalpinang.

"Dengan adanya uji coba ini, kita ingin melihat apakah ada persoalan-persoalan di dalam penerapan smart parking ini. Mungkin yang kaji di atas kertas belum tentu di lapangan sama, sehingga harus dilihat bagaimana penerapan smart parking ini di lapangan," ujarnya.

Ia menyatakan semua fasilitas termasuk juru parkir sudah siap dalam penerapan smart parking di seluruh jalan protokol di Kota Pangkalpinang.

"Kita melengkapi seluruh atribut-atribut juru parking, smart parking ini, mulai dari rompi, topi, pluit, kartu dan barcode pembayaran parkir ini, sehingga masyarakat bisa membedakan juru parkir resmi dengan jukir yang tidak resmi," katanya.

Ia mengatakan juru parkir smart parking ini akan didampingi oleh Dinas Perhubungan, Kodim dan Polresta Kota Pangkalpinang, agar penerapan sistem parkir ini berjalan lancar dan sesuai aturan berlaku.

"Kita sudah siapkan tim untuk mengawasi penerapan smart parking ini, sehingga diharapkan masyarakat melakukan uji coba dan memanfaatkan parkir langganan ini," katanya.

Menurut dia, penerapan sistem parkir tersebut sangat meringankan dan membantu masyarakat, karena biaya parkir kendaraan hanya Rp1.000 per hari.

"Kalau masyarakat berlangganan satu hari hanya dikenai biaya Rp1.000, misalnya mulai parkir pukul 07.00 WIB berarti selesainya pukul 07.00 WIB besok dan jika berlangganan tujuh hari maka biayanya hanya Rp7.000 dan smart parking ini tidak berlaku di tempat-tempat parkir khusus seperti Transmart, rumah sakit timah dan tempat khusus lainnya," katanya.



Pewarta: Aprionis
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026