Festival Durian Pelangas Perkuat Daya Tarik Wisata Bangka Barat
- 13 Juli 2026 14:14
Dewan juri Festival Durian Jerieng saat menilai durian peserta kontes di Desa Pelangas Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (9/7/2026). Festival tersebut digelar sebagai upaya mempromosikan potensi wisata berbasis desa, mengangkat komoditas unggulan durian lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM.(Antara Babel/Rustam)
Dewan juri Festival Durian Jerieng saat menilai durian peserta kontes di Desa Pelangas Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (9/7/2026). Festival tersebut digelar sebagai upaya mempromosikan potensi wisata berbasis desa, mengangkat komoditas unggulan durian lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM.(Antara Babel/Rustam)
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Wydia Kemala Sari (kiri), Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Kepulauan Babel Feny Aprianti (tengah) dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka Barat Fachriansyah (kanan) saat menghadiri festival durian jerieng yang dirangkaikan dengan kontes durian di Desa Pelangas Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (9/7/2026). Festival tersebut digelar sebagai upaya mempromosikan potensi wisata berbasis desa, mengangkat komoditas unggulan durian lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM.(Antara Babel/Elza Elvia)
Bupati Bangka Barat Markus (topi hitam), Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Wydia Kemala Sari (kedua kiri), Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Kepulauan Babel Feny Aprianti (kiri) dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka Barat Fachriansyah (baju merah) saat menghadiri Festival Durian Jerieng yang dirangkaikan dengan kontes durian di Desa Pelangas Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (9/7/2026). Festival tersebut digelar sebagai upaya mempromosikan potensi wisata berbasis desa, mengangkat komoditas unggulan durian lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM.(Antara Babel/Elza Elvia)