Presiden Prabowo minta jajaran kabinet beri contoh tak gelar "open house" mewah
- 14 Maret 2026 03:42
Mensesneg Pratikno (kiri) berbincang dengan Kepala BIN Budi Gunawan (kedua kiri), Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kedua kanan) dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebelum mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta, Rabu (16/5/2018). Sidang kabinet paripurna tersebut membahas sistem perizinan online single submission yang rencananya akan diluncurkan pada Mei mendatang, keamanan dengan mengedepankan semangat persaudaraan dan kerukunan sosial yang ada di masyarakat dengan memerintahkan BIN, Polri dan TNI serta tugas para menteri untuk mengabarkan bahwa Indonesia aman untuk dikunjungi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta, Rabu (16/5/2018). Sidang kabinet paripurna tersebut membahas sistem perizinan online single submission yang rencananya akan diluncurkan pada Mei mendatang, keamanan dengan mengedepankan semangat persaudaraan dan kerukunan sosial yang ada di masyarakat dengan memerintahkan BIN, Polri dan TNI serta tugas para menteri untuk mengabarkan bahwa Indonesia aman untuk dikunjungi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Presiden Joko Widodo menyampaikan paparan pendahuluan ketika memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta, Rabu (16/5/2018). Sidang kabinet paripurna tersebut membahas sistem perizinan online single submission yang rencananya akan diluncurkan pada Mei mendatang, keamanan dengan mengedepankan semangat persaudaraan dan kerukunan sosial yang ada di masyarakat dengan memerintahkan BIN, Polri dan TNI serta tugas para menteri untuk mengabarkan bahwa Indonesia aman untuk dikunjungi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)