Penumpang kapal laut di Babel turun 52,17 persen

Penumpang kapal laut di Babel turun 52,17 persen

Kapal angkutan tradisional masyarakat Bangka Belitung (Babel.antaranews.com/Aprionis)

Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat jumlah penumpang angkutan laut antar pulau yang berangkat dari sejumlah pelabuhan di Babel pada Juli 2019 sebanyak 21,31 ribu orang, atau turun 52,17 persen dibanding bulan sebelumnya 44,55 ribu orang.

"Penurunan penumpang angkutan laut ini, karena harga tiket transportasi udara mengalami penurunan sehingga masyarakat memilih menggunakan pesawat udara untuk bepergian ke luar daerah," kata Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel, Darwis Sitorus di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan penurunan penumpang angkutan laut antar pulau yang berangkat ini terjadi di empat pelabuhan di Bangka Belitung yang mana terbanyak di Pelabuhan Tanjung Kalian sebesar 65,70 persen dari 23,51 ribu orang menjadi 8,06 ribu orang.

Kemudian disusul oleh Pelabuhan Pangkalbalam, Pelabuhan Tanjungpandan, dan Pelabuhan Belinyu masing-masing sebesar 46,55 persen, 25,64 persen dan 5,68 persen. Sementara itu, pada pelabuhan Lainnya (Dendang, Manggar, Sungai Selan, dan Toboali) tidak ada penumpang berangkat.

"Apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu (Januari-Juli 2018), secara kumulatif jumlah penumpang yang berangkat dari seluruh pelabuhan se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tercatat naik sebesar 39,81 persen," ujarnya.

Menurut kedatangan penumpang angkutan laut, pada Juli 2019 penumpang yang datang tercatat sebanyak 22,65 ribu orang. Jumlah tersebut turun sebesar 47,75 persen dibanding bulan sebelumnya.

"Dari lima kategori pelabuhan tercatat bahwa tiga pelabuhan mengalami penurunan jumlah penumpang yang datang, yakni Pelabuhan Tanjung Kalian, Pelabuhan Pangkalbalam, dan Pelabuhan Tanjungpandan masing-masing sebesar 61,38 persen, 38,71 persen, dan 29,35 persen," katanya.

Ia menambahkan peningkatan jumlah penumpang yang datang terjadi di Pelabuhan Belinyu, yakni sebesar 19,50 persen. Adapun pada pelabuhan kategori Lainnya (Dendang, Manggar, Sungai Selan, Toboali) tercatat tidak ada kedatangan penumpang.

"Apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu (Januari-Juli 2018) kedatangan penumpang di seluruh pelabuhan tercatat mengalami kenaikan sebesar 23,95 persen," katanya.

Baca juga: Tiket pesawat mahal, penumpang angkutan laut Babel naik 31,83 persen
Baca juga: Penumpang kapal laut Babel naik 46,9 persen
Pewarta : Aprionis
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019