Hindari jalan berlubang, seorang remaja di Medan meninggal dunia

Hindari jalan berlubang, seorang remaja di Medan meninggal dunia

Ilustrasi - Papan peringatan kondisi jalan berlubang. ANTARA FOTO/Syaiful Arif/aa.

Medan (ANTARA) - Seorang remaja bernama Dafin Caprio Desmana (13) warga Jalan Baru Lingkungan 15 Andansari, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas setelah berupaya menghindari jalan berlubang.

Berdasarkan keterangan Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan Iptu Lily Taviv, Rabu, mengatakan bahwa peristiwa tersebut bermula saat korban menghindari sebuah lubang di Jalan Andansari Lingkungan 18, tepatnya di depan Klinik Flora.

Saat itu korban berboncengan dengan rekannya, Surya Darma. Korban berjalan dari arah Andansari menuju ke Hamparan Perak.

Saat menghindari, ban depan sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi BK-4397-ADB yang dikendarainya terselip hingga membuat korban terjatuh.

Baca juga: Tergulung hingga kolong truk, pengendara sepeda motor selamat

Baca juga: Tiga tewas dalam kecelakaan di jalan lingkar Medan

Secara bersamaan datang dari arah berlawanan sepeda motor dengan nomor polisi yang tidak diketahui menabrak korban.

Akibatnya, korban atas nama Dafin mengalami luka memar di mata bagian kanan dan kiri, serta keluar darah dari telinga. Sementara itu, korban Surya mengalami luka ringan.

Setelah kejadian tersebut, pengendara motor yang menabrak korban langsung melarikan diri.

Warga yang melihat kedua korban tersebut tergeletak di badan jalan mencoba memberikan bantuan, kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Labuhan.

"Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit Eshmun Medan Marelan. Korban atas nama Dafin meninggal dunia beberapa saat setelah mendapat perawatan," jelasnya.

Pewarta : Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019