Kadis Pendidikan DKI: Tingkat literasi Jakarta perlu ditingkatkan

Kadis Pendidikan DKI: Tingkat literasi Jakarta perlu ditingkatkan

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono memberikan pemaparan dalam Rakornas Membahas Permasalahan PPDB Sistem Zonasi di Jakarta, Kamis (6/9/2019). ANTARA/Katriana/am.

Jakarta (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono mengatakan bahwa tingkat literasi di DKI Jakarta perlu ditingkatkan guna mendorong budaya berliterasi masyarakat.

"Memang perlu ditingkatkan. Artinya budaya literasi masyarakat perlu didorong untuk membiasakan anak berliterasi," katanya kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan bahwa budaya berliterasi warga di Jakarta perlu ditingkatkan karena masih belum maksimal, tanpa menyebut angka atau persentasenya secara pasti.

Tingkat literasi di DKI Jakarta berdasarkan jenis kelamin menurutnya hampir sama antara laki-laki dan perempuan, tanpa juga menyebutkan persentasenya secara pasti.

Baca juga: Perpustakaan harus inovatif bantu tingkatkan minat baca masyarakat
Baca juga: Untuk SDM unggul, kemampuan membaca didukung keahlian lain


Sementara itu, daerah dengan tingkat literasi paling rendah di Jakarta, kata dia, berada di daerah yang kemungkinan sosial ekonominya masih kurang baik.

"Kita harus ada intervensi dari negara," katanya. Untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat, Dinas Pendidikan DKI telah menyediakan banyak perpustakaan yang tersebar di banyak lokasi di Jakarta dan fasilitas pendukung lainnya.

Kemudian, mereka juga kerap mengadakan lomba sehingga upaya untuk membiasakan budaya berliterasi membaca dan menulis menjadi lebih menyenangkan.

Dinas Pendidikan DKI juga membuat sejumlah kerja sama dengan Dinas Perpustakaan guna mendorong minat masyarakat untuk berliterasi.

Baca juga: Tanjungpinang punya Rumah Baca Pantai untuk menarik minat baca warga
Baca juga: Menristekdikti bagikan tiga kunci literasi yang perlu dikuasai

 
Pewarta : Katriana
Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2019