Demo mahasiswa warnai prosesi pelantikan anggota DPRD Sambas

Demo mahasiswa warnai prosesi pelantikan anggota DPRD Sambas

Aksi mahasiswa Sambas saat pelantikan DPRD Sambas periode 2019 - 2024. (ANTARA/Dedi)

Pontianak (ANTARA) - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Mahasiswa Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat melakukan demonstrasi saat prosesi pelantikan anggota DPRD Sambas periode 2019-2024.

Dalam demo tersebut ada sembilan tuntutan mahasiswa yang merupakan persoalan daerah itu yang harus diselesaikan dengan segera oleh wakil rakyat terpilih.

"Sembilan tuntutan tersebut adalah persoalan daerah ini yang harus diselesaikan oleh anggota DPRD Sambas terpilihsebagaimana tugas dan fungsinya yang melekat. Kita terus mendorong dewan saat ini harus betul-betul bekerja," ujar koordinator aksimahasiswa yang juga Presiden Mahasiswa Politeknik Mahasiswa Sambas (Poltesa) Ogy Akhmaday, di Sambas, Senin.

Ia menyebutkan sembilan tuntutan tersebut di antaranya mengusut tuntas soal dana hibah 2018 dan meminta penegak hukum turun lapangan. Kemudian mengusut tuntas soal Rumah Sakit Pratama dan membentuk pansus untuk menyelesaikan persoalan tersebut, sehingga rumah sakit tersebut bisa difungsikan.

"Selanjutnya kita juga minta komitmen melahirkan APBD 2020 yang merakyat, berkemajuan, transparan dan bertanggung jawab," kata dia.
Baca juga: KPU tetapkan calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Sambas besok
 

Selanjutnya mahasiswa juga menuntut segera membentuk Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Sambas.

"Perlu juga dewan terpilih mengawal Sambas Hebat yang dapat dipertanggungjawabkan sesuai janji politik bupati. Dewan juga harus menyerap dan menghimpun serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat," kata dia.

Terpenting lagi, ujar dia, pihaknya meminta agar penegakan hukum harus tegas dan berkeadilan. Jangan ada lagi hukum di daerah itu tajam ke bawah tumpul ke atas.

"Negara kita adalah negara hukum. Hukum harus diterapkan seadil-adilnya. Tidak ada istilah tajam ke bawah atau tumpul ke atas. Hukum harus benar-benar melindungi masyarakat. Kembali kita mengingatkan dewan terpilih amanah," ujar dia.
Baca juga: KPU: penetapan calon terpilih DPRD Sambas pada 4 Juli

Pihaknya dari mahasiswa akan terus mengawal berjalannya pemerintahan, sehingga kehadiran pemerintah bisa mewujudkan keadilan dan kesejahteraan di daerah itu.

"Saatnya Sambas maju. Sambas harus lebih cepat maju. Sambas potensinya luar biasa," kata dia pula.

Pewarta : Dedi
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019