Penumpang kapal yang terdampar di perairan Lampung Timur diduga WNA

Penumpang kapal yang terdampar di perairan Lampung Timur diduga WNA

Kapal yang terdampar di perairan Lampung Timur (ANTARA/Muklasin)

Lampung Timur (ANTARA) - Penumpang kapal yang terdampar di perairan laut Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur yang ditemukan nelayan setempat, pada Jumat (6/9) diduga Warga Negara Asing (WNA) dan keberadaannya belum diketahui.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara, Selasa, menunjukkan kapal itu ketika ditemukan tidak ada orang satu pun di dalamnya.

Menurut keterangan sejumlah nelayan yang tidak mau disebut namanya, mengatakan kapal itu diperkirakan ditumpangi oleh warga negara asing.

Karena ditemukan foto dan identitas WNA dalam kapal itu.

Kapal tersebut bukan jenis kapal nelayan melainkan seperti jenis kapal layar pesiar laut. Pengamatan di lokasi, kapal terbuat dari bahan fiber itu kondisinya masih baik.

Layar kapal terlihat tidak terpasang di tiang, namun tergeletak di bawahnya.

Kapal itu posisinya sekarang dipinggirkan di tepi pantai Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai dan sudah dipasang garis polisi.

Sejumlah nelayan di desa setempat, mengatakan kapal itu diketahui terapung di tengah laut dan tidak berawak. Ditemukan pada Jumat (6/9).

"Kapal itu sewaktu ditemukan tidak ada penumpangnya," kata Fendi seorang nelayan.

Dia menjelaskan, nelayan yang pertama kali menemukan kapal itu, lalu digeret menggunakan kapal tangkap ikan untuk dibawa ke pinggir.

Proses penarikan kapal dibantu oleh petugas kepolisian.

Ribut, nelayan lainnya mengatakan kapal itu sekarang menjadi buah bibir nelayan, pasalnya tidak ada orang di dalam kapal tersebut, dan kabarnya penumpang kapal itu warga negara asing.

Hingga berita ini dibuat belum didapat keterangan secara rinci dari pihak kepolisian setempat.

Kepala Satuan Polisi Air Polres Lampung Timur AKP Faisal hanya membenarkan penemuan kapal tersebut.

"Iya, kosong. Tidak ada penumpangnya," ujarnya.

AKP Faisal menyarankan informasi lebih lanjut bisa ditanyakan ke Direktorat Pol Air Polda Lampung.

"Karena ditangani Dirpol Air Polda Lampung," katanya.
Pewarta : Agus Wira Sukarta dan Muklasin
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019