Menristekdikti tutup penyelenggaraan POMNAS XVI 2019

Menristekdikti tutup penyelenggaraan POMNAS XVI 2019

Menristekdikti Mohamad Nasir (tengah) menekan tombol sirine penutupan POMNAS XVI 2019 bersama sejumlah pejabat terkait di Padepokan Pencak Silat Taman Mini, Jakarta, Kamis (26/9/2019) malam. (A Rauf Andar Adipati)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir secara resmi menutup penyelenggaraan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVI 2019 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini, Jakarta, Kamis malam.

"Mudah-mudahan pelaksanaan ini bisa menghasilkan prestasi-prestasi olahraga yang lebih baik lagi," kata Mohamad Nasir dalam pidato penutupannya.

Selain Mohamad Nasir, penutupan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Achamd Firdaus, dan Wakil Ketua POMNAS XVI Sofyan Hanif.

Sebelum menutup POMNAS secara resmi, dilakukan pula penyerahan pataka POMNAS dari DKI Jakarta, yang diwakili Wakil Ketua Panpel POMNAS XVI 2019 Sofyan Hanif, kepada Ketua BAPOMI Sumatera Barat Ardipal.

POMNAS XVI 2019 kemudian ditutup secara resmi dengan menekan tombol sirine sekaligus mematikan api kaldron.

Sebelum upacara penutupan yang dipandu duet MC Rendra dan Putri Viola, para atlet yang hadir dihibur dengan atraksi pencak silat, street workout, dan tarian dari Kaimana, Papua Barat.

Dua nomor pertandingan masih diselenggarakan sebelum upacara penutupan, yakni Karate kumite beregu putri dan Karate kumite perorangan putri.

DKI Jakarta menjadi juara umum POMNAS XVI 2019 dengan merebut 75 medali emas, 52 medali perak, dan 33 medali perunggu. Sedangkan peringkat kedua dan ketiga menjadi milik Jawa Barat (24 emas, 20 perak, 37 perunggu) dan Jawa Timur (22 emas, 17 perak, 34 perunggu).

Baca juga: Dirjen Pembelajaran-Kemahasiswaan Kemenristekdikti buka POMNAS XVI

Baca juga: DKI Jakarta rebut emas futsal putra

Baca juga: Jatim raih medali emas panjat tebing lead putra Pomnas 2019
Pewarta : A Rauf Andar Adipati
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019