Usai diperiksa KPK, Kadis Perdagangan Kota Medan Dammikrot kabur

Usai diperiksa KPK, Kadis Perdagangan Kota Medan Dammikrot kabur

Kadis Perdagangan Kota Medan Dammikrot saat hendak memasuki mobil usai menjalani pemeriksaan oleh KPK di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kamis. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Medan (ANTARA) - Kepala Dinas  Perdagangan Kota Medan Dammikrot langsung kabur menghindari wartawan usai menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara  di Medan, Kamis.
 
Dari pantauan ANTARA, Dammikrot yang saat itu mengenakan baju bercorak batik langsung berlari meninggalkan gedung Kejati Sumut menuju mobil.

Baca juga: KPK geledah rumah anggota DPRD Sumut Akbar Himawan Buchori

Baca juga: KPK periksa dua anak Wali Kota Medan
 
Para wartawan yang mencoba mewawancarai Dammikrot langsung mengejarnya. Namun, Dammikrot terus berlari-lari kecil, ia bahkan hampir menabrak mobilnya dengan nomor polisi BK 1242 MJ berwana hitam.
 
"Nanti ya nanti," ucapya singkat sebelum memasuki mobil.
 
Diberitakan sebelumnya, tim penyidik KPK kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Medan.
 
Pemeriksaan ini terkait kasus dugaan suap Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin.
 
Sejumlah pejabat Pemko Medan yang diperiksa yakni Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis, Kadis Koperasi Edliaty, sopir Wali Kota Medan Junaidi.
 
Selanjutnya, Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan Dra Hannalore Simanjuntak, Kadis Perdagangan  Dammikrot, Kabid Tata Kelola Air Dan Drainase Perkotaan Dinas PU  Rizfan Juliardy Hutasuhut.
 
Kemudian, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan Qamarul Fattah, dan Kadis Ketahanan Pangan  Emilia Lubis, anak Wali Kota Medan Edriasnyah Rendy yang saat ini juga menjadi anggota DPRD Kota Medan, dan Rania Kamila.

Baca juga: KPK periksa sejumlah pejabat Pemkot Medan di Kejati Sumut hingga malam

Baca juga: KPK panggil Sekda Kota Medan
 
 
 
 
 
Pewarta : Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: Eddy K Sinoel
COPYRIGHT © ANTARA 2019