Hujan lebat-angin kencang diprakirakan BMKG landa Kaltara malam ini

Hujan lebat-angin kencang diprakirakan BMKG landa Kaltara malam ini

Pengamat Meteorologi dan Geofisika​​​​​​​ (PMG) Pratama BMKG Nunukan, Kaltara Taufik Rahman. (FOTO ANTARA/Rusman).

Nunukan, Kaltara (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan memprediksi wilayah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bakal dilanda hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang pada Rabu malam ini.

Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Pratama BMKG Nunukan, Taufik Rahman melalui siaran pers yang diterima di Nunukan, Rabu malam menjelaskan peringatan dini cuaca di Kaltara itu berdasarkan pantauan satelit BMKG Nunukan pada 6 November 2019 mulai pukul 20.15 WITA berpotensi diguyur hujan.

Bahkan, hujan yang disertai angin kencang akan berlangsung hingga pukul 22.00 WITA di wilayah Kecamatan Malinau Selatan Hilir, Malinau Selatan Malinau Barat di Kabupaten Malinau.

Kemudian di Kabupaten Bulungan akan berlangsung hujan sedang hingga lebat di daerah Kecamatan Peso, Peso Hilir, Tanjung Palas Barat, Tanjung Palas Timur, Tanjung Palas Utara, Tanjung Palas dan Tanjung Selor serta Kecamatan Sekatak.

Selanjutnya juga melanda di Kota Tarakan hingga meluas di wilayah Sekatak Betayau, Sesayap Hilir, Sesayap, Pulau Bunyu, dan sekitarnya.

"Untuk wilayah Kaltara pada malam ini berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang pada sejumlah wilayah yang berlangsung hingga ukul 22.00 WITA," katanya.

Sedangkan di Kabupaten Nunukan sendiri sejak beberapa hari ini tampak mendung pada siang hari hingga malam hari.

Namun hanya terjadi hujan ringan hingga sedang yang sifatnya lokal. Kecuali di wilayah tiga seperti Kecamatan Sebuku berlangsung hujan deras yang dapat menyebabkan permukiman warga tergenang air, demikian Taufik Rahman.

Baca juga: BMKG: Kaltara diguyur hujan pada malam hari disertai petir

Baca juga: Cuaca ekstrem, Nunukan rawan terjadi karhutla

Baca juga: Curah hujan rendah, Kalimantan Utara rawan kebakaran
Pewarta : Rusman
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019