Kemarin, salon kecantikan ilegal hingga laporan pendiri Kaskus

Kemarin, salon kecantikan ilegal hingga laporan pendiri Kaskus

Polisi menunjukan dua paspor dari tersangka salon kecantikan ilegal di Mapolres Jakarta Utara, Jumat (15/11/2019). (ANTARA/Fauzi Lamboka)

Jakarta (ANTARA) - Ragam peristiwa di wilayah Jakarta terjadi pada Jumat (15/11) disiarkan ANTARA dan  layak dibaca kembali untuk melengkapi informasi akhir pekan ini.

1. Polisi sebut kecelakaan Grabwheels bukan tabrak lari

Penyidik Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyebutkan, kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua pengguna skuter listrik Grabwheels bukanlah tabrak lari.

Kecelakaan itu melibatkan sebuah mobil sedan yang dikendarai seorang pria berinisial DH dengan korbannya enam pengguna skuter listrik, dua diantaranya meninggal.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar, Jumat mengatakan, ada saksi yang melihat mobil yang dikendarai DH berhenti.

Baca selengkapnya disini

2. Dua WNA buka salon kecantikan ilegal di Jakarta

Dua warga negara asing (WNA) asal China ditangkap Polres Jakarta Utara karena diduga membuka salon kecantikan ilegal di wilayah Penjaringan.

"Dua tersangka, yakni perempuan inisial DN dan laki-laki inisial DS, masing-masing warga negara China yang melakukan tindakan medis tanpa izin," kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Polisi Budhi Herdi di Mapolres Jakarta Utara, Jumat.

Kapolres menjelaskan, tersangka DN memanfaatkan visa keluarga untuk masuk ke Indonesia dan tidak boleh bekerja, tetapi DN menjadi pemilik salon kecantikan itu.

Baca selengkapnya disini

3. Enam siswi SMP di Kembangan jadi korban penyiraman cairan kimia

Enam siswi SMP Negeri 207 Kembangan, Jakarta Barat, kembali menjadi korban penyiraman cairan kimia saat pulang sekolah, Jumat siang.

Wakil Kepala Sekolah SMPN 207 Imam Hidayat membenarkan keenam murid sekolahnya tengah mendapat perawatan medis karena terciprat cairan kimia.

"Z, EK, E, W, C, satu lagi saya lupa, mereka murid kelas IX," ujar Imam di Jakarta, Jumat.

Baca selengkapnya disini

4. Pendiri Kaskus mengaku alami kerugian pascadilaporkan ke polisi

Pendiri Kaskus, Andrew Darwis mengaku mengalami kerugian pascadilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Titi Sumawijaya Empel atas tuduhan pemalsuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Kalau soal bisnis sekarang orang jadi kurang percaya sama saya," kata Andrew Darwis saat ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat.

Sejak mundur dari CEO Kaskus dia punya bisnis lain seperti restoran. "Kalau ada teman-teman yang mau ajak bisnis mulai mikir dua kali karena ada berita begini, 'kok bisa nipu- nipu'," katanya.

Baca selengkapnya disini

5. Kisah Riko, ingin jadi sipir penjara melalui seleksi CPNS

Pelamar calon Aparatur Sipil Negara (ASN) 2019, Riko Setiawan (19), mengincar pekerjaan sebagai sipir penjara sebab diyakini berpeluang besar untuk lolos.

"Kebetulan saya juga bercita-cita jadi tentara. Ya mirip-mirip lah walaupun sipir penjara," kata Riko yang dijumpai Antara saat memproses Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Mapolrestro Jakarta Timur, Jumat siang.

Warga Cipayung, Jakarta Timur lulusan SMA Bina Dharma Ciracas 2019 itu berkeyakinan posisi sipir penjara memiliki peluang besar untuk lolos.

Baca selengkapnya disini
Pewarta : Fauzi
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019