PLN masih padamkan listrik di tujuh daerah banjir Rohul Riau

PLN masih padamkan listrik di tujuh daerah banjir Rohul Riau

Sejumlah petugas PLN bersiaga di Posko antisipasi bencana banjir di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Rabu (27/11/2019). (ANTARA/HO-PLN UIWRKR)

Pekanbaru (ANTARA) - PT PLN (Persero) menyatakan terpaksa masih memadamkan listrik di sedikitnya tujuh daerah di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, akibat banjir di daerah tersebut.

"Listrik dipadamkan untuk menjaga keamanan dan keselamatan warga di lokasi tersebut, karena ketinggian air sudah masuk dalam instalasi lemari gardu PLN dan instalasi rumah-rumah warga," kata Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pasir Pangaraian, Syarifuddin, dalam pernyataan pers kepada Antara di Pekanbaru, Rabu malam.

Ia mengatakan daerah yang kondisi kelistrikan masih dipadamkan antara lain di daerah Nagori, Kampung Terendam, Tulang Gajah, Kampung Padang, Simpang Supra, Taman Kota dan Tanjung Harapan. Lokasi tersebut sangat terkena dampak banjir karena selama tiga hari terakhir curah hujan di Rohul masih tinggi.

Baca juga: Akses jalan ke Kota Pasirpangaraian Rokan Hulu lumpuh akibat banjir

Sebagai langkah antisipasi, lanjutnya, PLN ULP Pasir Pangaraian telah membuka posko dan membentuk tim siaga 24 jam. Tujuannya untuk bisa secepatnya mengantisipasi sistem kelistrikan dalam musibah banjir.

"Selain menunggu air surut, PLN juga bahu-membahu dengan warga dalam percepatan pemulihan banjir. Untuk sementara, laporan dari warga terkait dengan kelistrikan akan cepat kita respon untuk segera dikerjakan karena kami membuka posko dan sudah ada tim siaga 24 Jam," kata Syarifuddin.

Menurut dia, sejumlah lokasi yang sebelumnya juga listriknya terpaksa dipadamkan, kini sudah normal kembali karena banjir sudah surut. Daerah-daerah tersebut antara lain di Desa Rambah Tengah Utara - Simpang Supra, Kelurahan Pasir Pangaraian - Taman Kota, Desa Rambah Tengah Utara - Kampung Padang, Desa Rambah Tengah Utara - Kampung Padang, dan Kecamatan Kepenuhan Hulu - Pekan Tebih.

"Semoga dengan sinergi bersama semua pihak, musibah banjir di Kabupaten Rokan Hulu dapat segera teratasi, sehingga segala aktivitas dan kelistrikan dapat normal kembali," kata Syarifuddin.

Banjir di Rohul mulai terjadi sejak hari Minggu (24/11) akibat tingginya curah hujan sehingga sungai di daerah tersebut meluap.

Banjir sempat memutus akses jalan ke Kota Pasir Pangaraian, Ibukota Kabupaten Rohul pada Selasa (26/11). Namun, pada Rabu pagi dilaporkan banjir di kota tersebut sudah surut.

Baca juga: Banjir di Pasirpangaraian Rohul mulai surut
Pewarta : FB Anggoro
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019