Prodi Periklanan Vokasi UI siap cetak talenta kreatif

Prodi Periklanan Vokasi UI siap cetak talenta kreatif

Gedung Rektorat UI. (ANTARA/Foto: Feru Lantara)

Depok (ANTARA) - Program Studi Periklanan Kreatif, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) merasakan tanggung jawab besar dalam pencetakan para talenta-talenta kreatif dan menyadari kebutuhan aksi yang progresif serta berkelanjutan.

Ketua Program Studi Periklanan Kreatif Dr. Sri Rahayu di Kampus Vokasi UI Depok, Kamis mengatakan kolaraborasi dilakukan dengan perusahaan-perusahaan periklanan di Indonesia agar mahasiswa dapat memperoleh ilmu dari para professional dan pada akhirnya menjadi lulusan yang siap bersaing.

"Sebagai contoh, selama satu semester para mahasiswa mengikuti mata kuliah Praktikum Periklanan yang khusus dikemas dalam bentuk collaborative learning," katanya.

Kelas ini lanjut dia, dibimbing secara khusus oleh Gavin Simpson, Chief Creative Officer (CCO) dari TBWA Indonesia, sebuah perusahaan periklanan ternama di Indonesia. Gavin terlibat di kelas yaitu Praktikum Periklanan yang berjalan selama satu semester untuk menantang ide-ide kreatif mahasiswa menggunakan kasus-kasus riil brand terkemuka.

Iklim 'collaborative learning' di kelas menciptakan perpaduan unik antara akademisi dengan praktisi sehingga mahasiswa mendapatkan pengalaman untuk terjun langsung dalam proses kreatif pembuatan iklan secara profesional sedini mungkin.

Ayu menyatakan bahwa cara belajar seperti ini menstimulasi mahasiswa untuk menelurkan berbagai ide kreatif yang dapat diinput dalam proses periklanan sehingga membentuk mereka menjadi talenta kreatif yang akan membentuk lansekap industri periklanan di masa yang akan datang.

Dikatakannya kelas Praktikum Periklanan ini misalnya, berfokus pada proses ideasi periklanan yang dimulai dengan membedah ide kreatif dalam berbagai macam referensi kampanye periklanan, perumusan ide kreatif dasar hingga menghasilkan ide kreatif final yang menjawab kebutuhan brand, relevan dengan target market, menarik dan juga segar.

Semuanya dilakukan berdasarkan pengalaman Gavin yang telah berkarya di dunia periklanan, bukan hanya Indonesia, tapi juga Malaysia, Filipina, dan Hongkong selama lebih dari 20 tahun.

"Tidak hanya pada mata kuliah ini, kami melibatkan para praktisi di mata kuliah lainnya," katanya.

Ayu menambahkan bahwa Program Pendidikan Vokasi UI menjalankan kurikulum 321 dimana mahasiswa akan 3 semester belajar di kampus, 2 semester belajar di industri dan 1 semester magang.

Sementara itu Gavin Simpson, CCO TBWA menjelaskan bahwa pihaknya senang dan mengapresiasi kesempatan yang diberikan untuk dapat turut memaksimalkan potensi talenta kreatif di Indonesia dengan berbagi pengetahuan dan pengalaman yang ia miliki.

"Saya pun merasa terinspirasi dengan terlibat langsung dalam proses ideasi bersama mahasiswa sejak pembentukan ide awal hingga meghasilkan ide kreatif yang segar. Hal ini menguatkan keyakinan saya bahwa akan lahir penerus yang karyanya melampaui ekspektasi dan mendisrupsi industri kreatif," katanya.
 
Pewarta : Feru Lantara
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020